Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment or email me at lucianadriyanto@yahoo.com.


Sunday, September 19, 2010

New Zealand : Greymouth - Franz Josef

Tiba di kota Greymouth kita sudah lewat jam makan siang karena kereta terlambat gara-gara banyak rel yg rusak karena gempa bumi sehingga molor 1 jam dari perkiraan.  Di New Zealand, apalagi daerah pinggiran atau kota kecil, tidak kenal kata "terlambat" karena waktu tempuh semua bisa diperkirakan dan biasanya tepat, tidak ada jalan rusak dan tak ada jalan macet.  Kali ini pemilik restaurant bisa maklum. Waktu kita tiba di restaurant, makanan sudah tersaji. Ada soup, salad sayuran, salad buah, fish and chips, daging sapi, daging ayam, dll. Rasanya enak dan semua bahan-bahannya segar. Oya, air minum di NZ tak usah beli, tuang saja air dingin dari keran ke dalam botol, langsung bisa diminum.  Airnya dingin dan segar sekali. Kita hanya perlu beli air mineral 1X untuk mendapatkan botolnya, selanjutnya refill dari keran.

Setelah makan siang kita melanjutkan perjalanan ke Franz Josef.  Di Franz Josef kita ingin ke glacier untuk trekking di gunung es.

Kita melewati kota-kota kecil dan beberapa kali mampir untuk "karaoke" (= pipis).

Saat ini di NZ sedang musim semi, jadi banyak bunga-bunga yg cantik sedang mekar.  Ada cherry blossoms loh ...




Tiba di Franz Josef sudah hampir jam 6 sore.  Perusahaan trekking sudah tutup. Hari hujan dan gelap, tapi kita nekat mau jalan sendiri menuju glacier. Dari tempat parkir bus ada jalan setapak yg dibuka untuk umum. Untuk bisa melihat glacier dari kejauhan, kira-kira jalan sekitar 10-15 menit. Dari situ kita harus berjalan sekitar 1 jam untuk mencapai glacier, itu sebabnya untuk trekking makan waktu 3.5 jam.  Nah kebayang kan, jam berapa kita bisa pulang, kalau kita nekat trekking sampai ke glacier kalau kita mulai jalan jam 6 sore.

Saya jalan semampunya saja, memotret semampunya juga, soalnya hujan, baju basah, kamera basah, lensa berembun, dan dinginnya minta ampun, sekujur tubuh beku.  Kayaknya saya harus nenggak tolak angin sachet kedua nih ... dan mimisan pula saking dinginnya.

Beberapa dari kita nekat jalan sampai mendekati glacier, kalau saya jalan santai saja sampai ke air terjun, foto-foto sebentar, dan setelah hari makin gelap, saya kembali ke perhentian pertama tempat glacier cuma bisa dilihat dari jauh, menunggu teman-teman kembali.

Inilah foto seadanya ...





Batu-batuan di glacier ini warnanya abu-abu dan ada semburat putih


Saat saya menunggu rekan2 petualang yg katanya ingin memegang salju glacier, hari makin gelap dan burung-burung Kea berdatangan. Bentuknya seperti burung elang dan burung hantu, mukanya rada seram sih ... tapi burung-burung itu berani dekat-dekat kita, seolah-olah jinak, padahal burung liar.  Burung Kea ini salah satu binatang khas New Zealand.



Jika cuaca cerah, besok pagi kita akan kembali ke sini untuk trekking.

Sekarang kita ke Hotel Scenic Franz Josef Glacier.  Hotel ini seperti resort.  Kita makan malam di sini. Saat kita check-in, mereka mempersiapkan dinner yg sudah kita pilih menunya, mulai dari appetiser, main course, dan desert.

Inilah makanan kita :

Appetiser : pilih pumpkin soup atau shrimp salad?  Saya pilih salad. Segar sekali deh sayurannya.



Main Course : Lamb Schenk, Pork with Apple Sauce, atau Fish with Tomato Sauce ?  Saya pilih Lamb Schenk ... jauh-jauh ke sini harus cobain daging domba.

Lamb Schenk

Pork with Apple Sauce

Fish with Tomato Sauce

Desert : Chocolate Melt atau Pavlova? Saya pilih Pavlova, di luarnya merengue dalamnya krim.

Chocolate Melt

Pavlova

Semuanya enak .... puas deh dinner seperti ini.

Setelah dinner, sebagian dari kita masih ada yg nyambung dengan minum wine.  Wine di NZ ini enak loh ... dan relatif murah.  Banyak perusahaan winery di NZ dan jenis wine yg dihasilkan juga banyak macamnya. Ada red, white, dan rose wine.

Oya toko-toko di NZ tutup jam 5 sore. Jadi kita tidak bisa shopping.  Di kota besar, masih ada toko souvenir milik orang Asia yg buka sampai pukul 8 atau 9 malam, ada mini market yg buka 24 jam, resto, cafe dan bar buka sampai tengah malam.  Tapi di kota kecil seperti Franz Josef, bahkan mini market / conveninent store pun tutup jam 5 sore.  Setelah makan malam ini, tak ada yg bisa dilakukan selain tidur. Besok pagi kita banyak acara nih ....

Next Posting : Franz Josef - Cromwell - Queenstown

rgds,
Lucy

No comments: