Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Friday, August 13, 2010

Peranakan Wedding : The Wedding

The Invitation 



Resepsi Pernikahan bergaya Peranakan ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Dharmawangsa, tgl 10 Juli 2010 jam 7 malam.



Kedua mempelai dan keluarga mengenakan kebaya encim dan jas gaya peranakan untuk para pria.  Kita yg kemarin bertugas menjadi pembawa seserahan, hari ini jadi penerima tamu, tapi tidak resmi, casual dan mingle bersama tamu-tamu lainnya. Untuk ini, kita diperlengkapi dengan 1 set kebaya bordir warna-warni dan kain batik yg juga warna-warni cerah.  Selop kita hari ini juga warna-warni sesuai dengan kebaya yg kita kenakan. Begitu kita mondar-mandir, terasa sekali suasana peranakannya di antara para tamu.  Karena di undangan sudah dituliskan mengenai Pernikahan Gaya Peranakan, lengkap dengan bookletnya, maka banyak tamu yg datang dengan mengenakan kebaya. Meriah deh ...








Ruang resepsi didekorasi gaya rumah kuno Chinese Peranakan.  Musik yg diputar juga irama keroncong dan peranakan, ada nuansa lagu-lagu Betawi.  Ada permainan harpa dari Maya Hasan, dan musik keroncong oleh Purwacaraka.  Malam hari ada juga musik dan lagu disco, hip-hop, twist, cha-cha, waltz, macarena, poco-poco, dll untuk mengiringi dansa dan line dance. Seru banget!



Makanan, kue-kue, desert, yg disajikan juga makanan khas peranakan. Ada Nasi Ulam Betawi, Nasi Uduk Encim, Kerak Telor, Udang Goreng Bolak-Balik, Ayam Bergincu (dicabein sampai merah seperti lipstick, kali ya ...), Bistik (beef steak gaya peranakan), Soto, Sate, Nasi Goreng Ikan Asin, dll.  Ada aneka kue-kue Talam, Kue Cucur, Kue Cubit, Serabi, dll. Ada es campur dan lain-lain.  Ada unsur modern juga loh ... ada liquor, cocktails ha ha ha ... kan ada pengaruh Belanda juga waktu jaman Kumpeni.


Nasi Ulam Betawi

Nasi Uduk Encim

Aneka Puding

Aneka Manisan Buah (kayak di warung jaman dulu deh ...)


Kerak Telor (seperti di Pasar Malam)



Pesta Pernikahan yg meriah tentu menjadi impian tiap mempelai wanita. Pernikahan dengan adat dan kebiasaan tertentu, misalnya Chinese Peranakan, bisa menjadi sesuatu yg unik, lain daripada yg lain.

rgds,
Lucy

9 comments:

Veny said...

sapa yg kawinan ? Teman or kerabat ?
bener2 unique , kl dapet undangan kae gini g pasti mau hadir seruuu !

v1olet said...

Dirut di kantor gw ngawinin anak laki-lakinya. Unik ya ... lain drpda yg lain.

Yoab.Kurniawan said...

waw. kebaya dan slopnya keren
Colorful.
Very Cool.

v1olet said...

Iya, memang harus warna-warna cerah. Warna nabrak-nabrak juga OK, gak harus yg senada.

Liza Rusdi said...

nice

SULAM BUKIT TINGGI FASHION KEBAYA NYONYA TELEKUNG BAJU KURUNG MOSLEM SWIMSUIT

Anonymous said...

halo.. kalo bole tau, encim yang pimpin sang jit, apakah menerima orderan untuk sang jit orang lain? Jika ya, bole minta telponnya?
Thanks

v1olet said...

Sayangnya sy kurang tahu, sebab acara sangjit itu dari keluarga mempelai wanita.

Serena said...


I am having a peranakan themed wedding. May i ask where you got your invitation cards? I would love to use a similar card.

v1olet said...

Unfortunately I don't keep the invitation cards anymore as it has been couple of years ago. But I believe it's the art works of printing company in Jakarta.