Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Saturday, February 04, 2017

Turkey Trip : Konya

To Cappadocia via Konya
May 9, 2016

20160509_155018 Konya3secrw

Tujuan kita hari ini adalah ke Cappadocia atau Kapadokia.  Untuk sampai ke sana, kita melalui Konya dan akan mampir ke Museum Mevlana dan foto stop di Sulthani Caravanserai.

Perjalanan pindah kota begini sebetulnya agak jauh dan seharian di bus.  Tapi karena kita sering berhenti untuk istirahat dan makan, jadi tidak terlalu berasa jauh.  Oya seperti di negara Eropa lainya, driver di sini tiap nyetir 3-4 jam harus istirahat.

Perhentian kita yg pertama pagi itu adalah satu restauran/cafe, Anatolia Restaurant, yg menjual Youghurt Opium.  Apaan tuh ?  Itu adalah youghurt + madu + butiran opium.  Wah serem amat kedengerannya ... opium loh ... barang haram kan ...  Tapi begitu lihat makanan ini, ternyata tidak seseyem namanya.  Ini opium beneran ? Beneran tapi kadarnya ringan banget, dan dijadikan makanan sehari-hari. Cara makannya dicampur semua dan diaduk baru disendok dan dimakan.  Rasanya asam manis, opiumnya berbutir-butir pahit-pahit dikit, enggak terlalu terasa karena madunya dan youghurtnya lebih intense.  Ini makanan khas daerah sini (Anatolia), hanya di sini aja kita bisa beli youghurt opium.  Jadi wajib cobain.

20160509_091354 Youghurt Opium1crw

Setelah diaduk semua

20160509_091527 Youghurt Opium2crw

Perhentian selanjutnya adalah makan siang di restaurant buffet, AYCE (all you can eat).  Kita barengan sama rombongan study tour anak SMP.  Kebayang kan ramenya nih resto.  Tapi resto ini memang luas, makanannya berlimpah dan jenisnya banyak, cocok untuk anak-anak SMP yg masih masa pertumbuhan.  Mereka makannya asli banyak, dibandingin sama kita cewe-cewe or ibu-ibu yg serba diet (lagi jalan-jalan sih mikirin diet he he he...).  Nasi, ayam, ikan, pasta (spaghetti, macaroni, etc), pizza dengan bermacam-macam topping, roti, soup, salad, buah-buahan, kue-kue yg serba manis-manis, minuman, etc.  Rasanya sih lumayan menurut kita, makanya saya foto.

20160509_115535 pizza1crw

20160509_115557 Soup1crw

20160509_115642 Salad1crw

20160509_120051 Pizza2crw

20160509_120116 Roasted Chicken1crw

Setelah kenyang kita menuju Mevlana Muzesi alias Museum Mevlana.

Mevlana Muzesi

20160509_144643 Mevlana Muzesi1

20160509_144657 Mevlana Muzesi2crw


Mevlana Museum adalah makam Jalaluddin Rumi atau Mevlana, pencipta Tarian Mistik Persia Sufi (Whirling Dance).  Tarian Sufi ini adalah tarian keagamaan yg mutar-mutar tapi tidak pusing.  Mengapa dia menciptakan tarian ini ?  Konon katanya, bumi kita berputar pada porosnya (rotasi) sambil berputar mengelilingi matahari (revolusi).  Kalau bumi saja berputar, maka dia pun ingin menari berputar-putar.  Kalau kita berputar-putar kan pusing, tapi penari Sufi tidak pusing karena mistik yg berdasar agama, jadi enggak berasa pusing keliyengan sama sekali.  Mungkin ini seperti tarian mistis debus atau reog kalau di Indonesia.  Di sini tidak ada yg menari Sufi sama sekali, besok di Cappadocia kita akan menonton Sufi Dance dan Belly Dance.

Untuk masuk ke Museum ini harus pakai plastik penutup sepatu supaya tidak kotor dan tidak boleh berisik di dalam karena selama 24 jam ada yg membacakan ayat-ayat Quran secara bergantian.  Kalau tidak mau masuk, boleh foto-foto di halaman / taman ataau ngobrol-ngobrol di cafe atau resto.

Di halaman masih ada bunga tulip yg mekar, ada yg putih dan ada yg hitam.

20160509_144944 Tulip1crw

Saya foto-foto saja di halaman dan minum juice di resto/cafe.

20160509_151949 Lucy Mevlana Muzesi1crw

20160509_152532 Lucy Mevlana Muzesi2crw

20160509_154455 Lucy Mevlana Muzesi5crw

Meeting point di cafe tempat saya minum juice.  Sepanjang jalan menuju bis, masih foto-foto lagi.

20160509_155002 Konya1crw

20160509_155007 Konya2crw

IMG-20160509-WA0036 Konya4

Perhentian selanjutnya adalah Sulthani Caravanserai

Sulthani Caravanserai

20160509_173001 Caravanserai1crw

20160509_173056 Caravanserai2

Caravanserai artinya caravan palace / inn / hotel.  Ini adalah hotel persinggahan pada pedagang sutera yg naik kereta kuda atau naik unta yg menuju wilayah Anatolia misalnya ke Cappadocia. Bukan hanya pedagang yg disediakan kamar tapi pelayan dan binatangnya juga ada tempat istirahat, bisa mandi, bisa makan, bisa belanja-belanja karena di depannya banyak toko-toko buat beli bekal, bisa sembahyang karena ada musholla. Bahasa Turki untuk musholla adalah mescid, sedangkan yg menurut orang Indonesia adalah mesjid, bagi orang Turki namanya Jami (mescid besar).

Caravanserai yg kita kunjungi adalah Sulthani Caravanserai, konon adalah caravanserai terbesar dan tertua di dunia yg masih terpelihara baik dan sekarang jadi obyek turis.  Temboknya besar berukir-ukir dan pintunya dari marmer (ingat Turki di pinggir Laut Marmara yg menghasilkan batu marmer).  Setelah foto-foto bisa ngeteh or ngopi-ngopi di seberang caravanserai.

20160509_173611 Lucy Sultanhani Caravanserai2rw

20160509_174015 Lucy Sultanhani Caravanserai3crw

20160509_174044 Lucy Sultanhani Caravanserai4crw

Kita sampai di Cappadocia sudah malam. Sempat foto sunset di malam hari dari dalam bis. Jam 19.40 sunsetnya.

20160509_194036 Konya Sunset1crw

Makan malam di Hotel Suhan, Cappadocia. Ini hotel besar dan makanannya buffet, jenisnya banyak banget. Aneka roti satu meja panjang, nasi-nasi sampai bubur, aneka salad satu meja panjang, macam-macam sayur dan saladnya, sayur mentah dan salad yg sudah dikasih dressing macam-macam, termasuk aneka zaitun dari yg hijau, hitam, bulat utuh, dipotong, asin, sepet, buah-buahan dan manisan, salad buah,  macam-macam ikan, ayam, sayur tumisan, pasta.  Tapi yg paling rame dan antri ambilnya adalah kebab, daging panggang, dan pizza yg dipanggang di tungku di depan kita. Fresh from the oven.

Malam ini banyak tentara muda-muda yg tinggal di hotel ini, kita ngantri makanan bareng mereka.

Setelah makan malam, kita istirahat karena besok akan bangun subuh untuk naik Hot Air Ballon.

Next Posting : Hot Air Ballon Ride

more photos : Album Turkey Trip

rgds,
Lucy

Sunday, January 22, 2017

Turkey Trip : Pamukkale, Cotton Castle

Hierapolis of Phrygia (Pamukkale)
Cotton Castle
May 8, 2016

Cotton Castle19-0688rw

Dari jauh Tante saya melihat ada putih-putih di antara bukit-bukit batu ... apaan tuh ?  Ternyata itu adalah Kastil Kapas alias Cotton Castle alias Pamukkale dalam bahasa Turki.  Pamukkale itu terletak di area kota kuno / ancient city yg namanya Hierapolis di Frigia (Phrygia).  Sekarang area ini jadi UNESCO World Heritage Site, tempat wisata warisan budaya UNESCO.  Pamukkale ini terkenal dengan air panas yg mengandung kapur.  Kapurnya jadi mengendap membentuk gunung, tebing, lantai, dinding kapur bergumpal-gumpal yg dari jauh tampak putih-putih seperti yg kita lihat waktu di bis.

20160508_180816 pamukkale1

20160508_180908 hierapolis of phrygia1

Kalau ke sini ada beberapa obyek, tapi beberapa masih berupa reruntuhan di padang rumput yg kering gersang.  Salah satu yg bisa dikunjungi adalah Kolam Air Panas dengan dinding-dinding kapur seperti gumpalan kapas.  Untuk menuju ke situ, kita berjalan cukup jauh, melewati pohon-pohon palma dan padang rumput yg kering, memasuki area kolam air panas, baru deh ada taman-taman bunga mawar yg bagus.

Cotton Castle4-0650rw

Cotton Castle1-0646rw

Cotton Castle3-0648rw


Sampai di kolam, kita harus buka sepatu, tidak ada loker atau rak sepatu, semua bergeletakan saja di tangga-tangga semen, jadi harus ingat, dimana kita taruh sepatu kita.  Kenapa harus buka sepatu, tujuannya supaya kolam tidak kotor dan di beberapa area, lantainya licin.  Beberapa teman saya ada yg terpeleset dan jatuh terduduk sampai basah celananya.  Bisa berenang di kolam air panas, banyak bule yg pakai bikini pada berendam.

Cotton Castle6-0655rw

Cotton Castle12-0668rw

Cotton Castle8-0662rw

Cotton Castle16-0678rw

Cotton Castle18-0680rw

Cotton Castle15-0677rw

20160508_183955 cotton castle30


Areanya cukup luas, tinggi, curam dan ada jurangnya juga, maka tidak semuanya dibuka untuk umum.  Pengunjug harap bermain di area yg aman.  Ada petugas yg bawa peluit untuk memberi perigatan kepada pengunjung yg mulai melenceng keluar dari area yg ramai.  Saya berapa kali disempritin petugas waktu lagi motret-motret.  Waktu itu cuaca cerah, dan menjelang matahari terbenam.

Setelah bermain air panas, merendam kaki dan foto-foto, kita bisa jalan kaki (pakai sepatu ya...) ke sebuah kolam, katanya kolam Cleopatra.  Tapi kolamnya ternyata biasa saja, tapi jaman dulu mungkin sudah bagus banget apalagi airnya hangat.

Cotton Castle20-0689rw

20160508_190216 pamukkale2

Dari kolam tampak reruntuhan bangunan kuno dan di pintu masuk/keluar ada patung ayam (saya engga tau kenapa ayam jago ya ...) dan di kejauhan tampak gunung yg diselimuti salju.  Bagus.  Saat kita kembali ke bis, matahai mulai terbenam ... teman-teman saya sibuk beli souvenir (again ...) dan jajan es krim.

Cotton Castle25-0694rw

20160508_190055 cotton castle32

Cotton Castle26-0696rw
Gunung dengan salju abadi


20160508_192148 pamukkale3

20160508_193017 pamukkale4rw
Menjelang Sunset jam 19:30, mataharinya terbenam di malam hari ...

Kita langsung menuju Pamukkale Collasea Thermal Hotel dan kita makan malam di hotel ini.  Menunya mirip-mirip dengan makanan kita selama ini.  Saya foto dessertnya yg serba manis.  Dessertnya banyak macam, believe it or not, dessert saja sampai 2 meja loh ...

20160508_201824 dessert1
Dessert yg serba manis, yg coklat-coklat bening itu madu.  Di sini madu berlimpah, murni langsung dari sarangnya yg dipotong dan dibiarkan menetes sendiri

20160508_205209 hot spring water1
Kolam Air Panas

Setelah makan, kalau mau berendam di kolam air panas juga boleh ... karena memang Pamukkale ini terkenal dengan pemandian air panas, jadi hampir tiap hotel punya kolam air panas.

Besok kita akan ke Cappadocia melalui kota Konya, mengunjungi Museum Mevlana dan Sulthani Caravansarai.

more photos Album Turkey Trip

Next Posting : Museum Mevlana dan Caravansarai

rgds,
Lucy

Sunday, December 18, 2016

Turkey Trip : Kota Kuno Efesus

The Ancient City of Ephesus
May 8, 2016


20160508_115840-01

Menurut legenda, penduduk asli kota Efesus kuno adalah suku Amazon.  Suku Amazon ini semuanya perempuan dan semuanya pejuang, salah satu yg terkenal adalah Xena, the princess warrior.  Ada film dan komiknya kan.  Amazon artinya satu payudara karena mereka memotong payudara kanan mereka supaya tidak menghalangi saat mereka memanah, jadi mereka hanya punya 1 saja, yg sebelah kiri.  Untuk menambah jumlah penduduk / regenerasi, saat-saat tertentu mereka pergi ke kota lain dan tidur dengan pria2 di sana sampai hamil.  Jika mereka melahirkan bayi laki2, akan dibunuh, kalau bayi perempuan, akan dibesarkan agar menjadi pejuang wanita juga. Ini legenda loh ya ... Penjelasan lengkapnya bisa baca di Ancient Ephesos

Kalau menurut sejarah, pada zaman dahulu, kota ini adalah pusat keagamaan dan perdagangan yang kaya dan penting di pesisir barat Asia Kecil, hampir tepat di seberang P. Samos. Efesus didirikan di lereng-lereng atau di kaki beberapa gunung, terutama G. Pion dan G. Koresos. Kota pelabuhan ini dilalui oleh rute perdagangan utama dari Roma ke daerah Timur. Karena terletak dekat muara S. Cayster, dengan akses menuju lembah-lembah S. Gediz (Hermus kuno) dan S. Menderes (Meander kuno), kota itu berada di persimpangan rute-rute perdagangan darat di Asia Kecil. Ada jalan-jalan yang menghubungkan Efesus dengan kota-kota utama di distrik Asia. Penjelasan lengkapnya bisa baca di link ini Efesus

Di dalam Alkitab, Efesus termasuk dalam 7 sidang yg mendapat wahyu/nasehat dari Yesus Kristus di zaman Rasul Yohanes.

20160508_111801 ephesus entrance ticket1crw

Kota kuno Efesus ini termasuk dalam situs warisan budaya Unesco, masih dalam proses restorasi, jadi dimana-mana masih berantakan puing-puingnya.  Dari puing-puing itu ada gambar-gambar yg dijadikan lambang-lambang yg dipakai sekarang, misalnya lambang apotik/rumah sakit yaitu tiang dan ular yg melilit.  Konon, katanya ada gembel yg sakit dan gak punya uang untuk berobat dan hampir mati, karena dia pasrah, waktu ada ular, dia membiarkan dirinya digigit ular itu, anehnya malah sembuh. Hanya legenda.  Padahal ada yg bilang lambang tongkat dan ular itu sebetulnya diambil dari tongkat dan patung ular yg dibuat nabi Musa dan secara mukjizat, orang yg sakit yg melihat ke tongkat dan ular itu menjadi sembuh.  Nah yg mana yg benar, saya juga tidak tahu pasti.

Selain itu katanya lambang produk perlengkapan olahraga Nike juga diambil dari salah satu relief patung Dewi Nike di kota kuno Efesus ini.  Nah ini fotonya, coba diterawang mana lambang garis melengkungnya Nike.

20160508_113318 ephesus nike1crw

Ada kuil Hadrian / Kaisar Agustus yg di atas pintu masuknya ada gambar Medusa.

20160508_114433 ephesus medusa1crw

Di sini juga ada kuil Artemis, Dewi Kesuburan di Efesus, yang pada zaman dahulu digolongkan sebagai salah satu di antara tujuh keajaiban dunia.  Di dalam kuil itu ada mezbah meja persembahan dan patung Artemis.  Kuil itu dihiasi warna-warna cerah dan pahatan. Atapnya ditutupi potongan-potongan marmer putih yang besar. Dan konon, mereka tidak menggunakan adukan semen untuk menyambung potongan-potongan marmer tersebut, tetapi emas.

Salah satu bangunan yg paling ikonik di sini adalah Gedung Perpustakaan atau Library of Celcus, diambil nama Gubernur yg memerintah saat itu, Tiberius Julius Celsus Polemaeanus.  Fotonya di bawah ini.

20160508_115636-01

Berupa puing-puing juga.  Uniknya, di seberang perpustakaan ada rumah bordil / rumah pelacur.  Tapi ada jalan tembus di bawah tanah yg menghubungkan rumah bordil dan perpustakaan.  Jadi pria-pria Efesus zaman itu, pamit dengan istri-istri mereka untuk membaca / belajar di perpustakaan, tapi sebetulnya mereka diam-diam ke rumah bordil.  Di rumah bordil itu ada kamar mandi, jadi mereka bisa mandi dulu dan rapih-rapih sebelum pulang ke rumah supaya istri tidak curiga.  Untuk ke rumah bordil, ada batasan usia.  Kalau ditanya pria-pria muda kan suka mark up usia tuh, jadi tolok ukurnya adalah panjang kaki.  Kalau kakinya lebih panjang dari gambar tapak kaki di foto di bawah ini, baru boleh masuk.  Jadi kalau mau masuk harus ukur panjang telapak kaki dulu.

DSCF0627 ephesus tapak kaki1cbwrw

Yg unik juga adalah toilet di kota Efesus ini.  Jadi rumah-rumah di situ tidak punya toilet, ada toilet pribadi untuk orang-orang kaya raya.  Kalau orang miskin, buang hajat di sungai aja ya...  Nah toilet-toilet itu dari batu, berjejer-jejer, dan dikasih nama pemiliknya.  Toiletnya duduk dan ada lubang jamban, airnya ambil di saluran air / seperti got kecil di depan kaki mereka.  Makin dekat posisi toilet dengan sumber air, harganya paling mahal dan dimiliki oleh orang paling kaya di kota Efesus.  Nah, uniknya kalau musim dingin, batu toilet itu kan juga dingin, jadi kalau pemilik toilet ingin buang hajat, dia akan mengutus pelayan/budaknya untuk duduk di toilet itu sampai hangat, baru kemudian sang majikan pakai toilet yg sudah hangat itu. Ini foto toiletnya.

20160508_114652 ephesus toilet1crw

Waktu kita jalan, kita lihat ada lubang di dinding sebuah bangunan.  Rupanya lubang itu untuk menghukum penjahat.  Tangannya dimasukkan ke dalam lubang, kemudian diborgol dan dibiarkan semalaman atau bahkan berhari-hari jadi tontonan orang di pinggir jalan.  Supaya malu dan jera.  Nah, om ini jadi model memasukkan tangan ke lubang hukuman.

DSCF0629 ephesus borgol1crw

Bangunan yg bersejarah di kompleks kota kuno ini adalah Stadion Terbuka atau Teater Efesus. Sekitar 1,5 km di sebelah barat daya kuil Artemis terdapat stadion yang dibangun kembali pada masa pemerintahan Nero (54-68 M). Mungkin inilah lokasi pertandingan-pertandingan atletik dan barangkali juga pertarungan-pertarungan gladiator melawan binatang-binatang buas. Teater ini berada di dalam lekuk G. Pion.  Bagian depannya dihiasi pilar-pilar, ceruk-ceruk, dan patung-patung yang indah. Tempat duduk marmer untuk penonton ditata dalam bentuk setengah lingkaran yang terdiri dari 66 baris; diperkirakan dapat menampung sekitar 25.000 orang. Kualitas akustik teater itu sangat bagus. Bahkan sekarang, sepatah kata yang diucapkan dengan suara rendah di daerah panggung dapat terdengar dari tempat duduk yang paling atas.

20160508_120846-01

Kita masuk dari pintu kiri dan keluar melalui pintu kanan.

DSCF0632 ephesus theater1erw

DSCF0635 ephesus theater2crw

DSCF0640 ephesus theater3rw

Dari sini kita keluar menuju tempat parkir bis.  Jalanan di kanan kiri banyak pohon pinus atau camlica dalam bahasa Turki.  Teman-teman saya yg sudah sampai duluan pada jajan es krim Turki yg namanya dondurma.

DSCF0641 ephesus2bwrw

20160508_122314 ephesus ice cream1crw

Dari sini kita makan siang dulu setelah itu kita melanjutkan perjalanan ke Cotton Castle.

more photos : Album Turkey Trip

Next posting : Cotton Castle dan Kolam Cleopatra

rgds,
Lucy