Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Sunday, May 14, 2017

Turkey Trip : Cappadocia Hot Air Balloon

Hot Air Ballon
May 10, 2016

DSCF0757 Hot Air Ballons14rw

Setelah makan malam kemarin, kita dikasih tahu untuk tidur lebih awal karena akan bangun subuh untuk naik Balon Udara.  Rupanya Adem dan agency-nya sudah ngecheck ramalan cuaca nih... jadi positif kita bisa naik balon.  Rombongan yg sebelum kita batal naik balon karena cuaca tidak mendukung.  Hujan tidak masalah, salju tidak masalah, mendung tidak masalah, yg masalah adalah .... angin.  Kalau banyak angin dan anginnya kencang, balon tidak berani beroperasi.

Berapa biaya naik balon per orang ? USD 250 untuk 30 menit.  Mengapa mahal ?  Karena biaya operasional menerbangkan balon itu tinggi.  Balonnya khusus dan harganya mahal, hanya bisa dipakai 18 bulan saja, setelah itu harus dibuang, tidak bisa dipakai lagi walaupun tidak ada bolong/bocor.  Pilotnya 1 orang, plus 1 co pilot, tapi crew di daratnya banyak untuk mengoperasikan trailer, menahan dan menangkap balon (waktu mendarat), mengisi gas, dll. Lagipula, balon diterbangkan hanya 1x sehari, cuma pagi saja, antara jam 05.00 sampai 06.00.  Setelah itu tidak ada balon mengudara, pilot dan crew bisa santai leha-leha sampai esok pagi ha ha ha....  Hanya di Turki yg balonnya bisa mengudara keliling-keliling,  Di Mesir juga ada balon udara, tapi tidak keliling, hanya naik dan turun saja.

So... sebelum subuh peserta yg ikut naik balon sudah di-morning call.  Tidak semua peserta tour kita ikut naik balon, ada yg sudah pernah, atau takut, atau ada penyakit.  Waktu itu saya lagi tidak enak perut nih ... kembung.  Tapi tetap semangat, kapan lagi coba bisa naik balon.  Kita kumpul di lobby dan naik van menuju lokasi.  Masih gelap.

Tiba di lokasi, kita berkumpul di suatu ruangan dengan meja dan kursi.  Dingin banget walaupun sudah pakai jaket, syal, topi, sarung tangan etc. Kita dihidangkan roti keras dan teh panas.  Lumayan biar engga lapar dan engga kedinginan.  Setelah itu, kita naik van lagi menuju balon masing-masing.  Balon yg bakal kita naiki sedang dipersiapkan, diisi gas yg seperti api, makanya disebut Hot Air Balloon.  Balonnya mengembang sampai gasnya cukup.  Matahari mulai muncul.

DSCF0707 Hot Air Ballon1rw

Eh ... ada Pengantin yg Foto Pre Wedding dengan naik Balon loh ...

DSCF0706 Hot Air Ballons Pre Wedding1rw

Kita siap-siap naik ke keranjang dari rotan.  Bentuknya persegi panjang.  Satu keranjang bisa muat maksimal 30 orang, yg terdiri dari 28 penumpang dan 1 pilot + 1 co pilot. Posisi pilot dan co pilot di tengah persis di bawah bolongan balon. Penumpangnya 14 orang di kanan dan 14 orang di kiri. Bagian kanan dan kiri pun disekat lagi, di depan 5 orang dan 2 orang, di belakang 5 orang dan 2 orang.  Mengapa di sekat-sekat begitu ? Supaya seimbang, jadi kita tidak bisa pindah-pindah. Dari sejak naik kita akan berdiri di situ, dan tempatnya pas badan kita,  Ada tali pengaman seperti di pesawat terbang. Walaupun tidak bisa pindah tapi pilot bisa mengarahkan balon sehingga semua penumpang bisa melihat pemandangan semuanya, bisa berputar-putar ganti arah.

Sebelum mengudara, Agnes dan Adem foto-foto kita.  Mas pilot kita namanya Osman, ganteng, jadi digodain terus sama Vina dan Claudia.  Buset deh ... pilot balon aja ganteng ...

20160510_052652-01

Pelan-pelan keranjang kita mulai terangkat  dan kita mengudara ... wah ... bagus banget pemandangan di atas ... kita berkeliling melihat bukit-bukit batu, melihat matahari terbit, melihat kota di bawah, turun ke lembah, naik ke puncak bukit ... Beneran bagus.  Mempesona.

20160510_053700 Hot Air Ballon Lucy1

20160510_054254 Hot Air Ballons Lucy2

Selama 30 menit kita menikmati  keindahan alam, matahari terbit, dan balon warna-warni di udara.  Ini foto-fotonya.

DSCF0736 Hot Air Ballons8crw

DSCF0745 Sunrise Cappadocia1rw

DSCF0747 Sunrise Cappadocia2rw

DSCF0720 Hot Air Balloons4rw

DSCF0727 Hot Air Ballons5rw

DSCF0730 Hot Air Ballons6crw

DSCF0746 Hot Air Balloons10rw

DSCF0750 hot air balloon1rw

DSCF0751 Hot Air Balloons11rw

DSCF0753 Hot Air Ballons12erw

DSCF0762 Hot Air Balloons17rw

DSCF0763 Hot Air Balloons18rw

DSCF0770 Hot Air Balloons19rw

DSCF0785 Hot Air Balloons24rw

DSCF0786 Hot Air Ballons25rw

Setelah 30 menit, balon kita mulai mengarah ke tempat kita tadi berangkat.  Kita melihat Adem dan Agnes.  Kita kirain, balonnya mendarat langsung ke tanah, ternyata mendaratnya di atas trailer.  Jadi trailernya nyamperin balon yg mendarat dan dipas-pas-in di atas trailer. Jadi kita tidak terseret-seret. Pendaratan mulus ... langsung disambut oleh crew darat yg pegangin tali-tali balon.  Crew juga bantuin kita keluar dari keranjang, malah kalo cewe-cewe digendong sampai turun ke tanah rumput. Ciehhhh ...ciehhhh ... Kalo yg gendong mas ganteng sih pada demen ...  Mas pilot langsung turun dan jalan sambil merokok ...

DSCF0784 Hot Air Ballons23rw

20160510_061252 Hot Air Ballons26

Crew darat lainnya langsung siapkan meja dengan gelas-gelas dan champagne.  Mas pilot buka botol champagne dan champagnenya muncrat ... semua bersorak-sorak gembira ... Duileee ... happynya yg abis naik balon ... Kita minum champagne bersama.  Bukan itu saja, satu per satu peserta dipanggil namanya dan dikasih sertifikat sudah naik balon yg ditandatangani mas Pilot Osman. Setelah itu kita foto-foto sama Mas Pilot dan foto-foto selvie lah...  Seru kan naik balon ...

DSCF0791 Crew Hot Air Balloons1

20160510_062546-01

20160510_063043-01

20160510_063206 Hot Air Ballons Champagne2

20160510_063517-01

20160510_063719-01

Setelah itu kita naik van, kembali ke Hotel. Kita sarapan dan mandi.


Next posting : Goreme

More photos : Turkey Trip Album

rgds,
Lucy

Saturday, February 04, 2017

Turkey Trip : Konya

To Cappadocia via Konya
May 9, 2016

20160509_155018 Konya3secrw

Tujuan kita hari ini adalah ke Cappadocia atau Kapadokia.  Untuk sampai ke sana, kita melalui Konya dan akan mampir ke Museum Mevlana dan foto stop di Sulthani Caravanserai.

Perjalanan pindah kota begini sebetulnya agak jauh dan seharian di bus.  Tapi karena kita sering berhenti untuk istirahat dan makan, jadi tidak terlalu berasa jauh.  Oya seperti di negara Eropa lainya, driver di sini tiap nyetir 3-4 jam harus istirahat.

Perhentian kita yg pertama pagi itu adalah satu restauran/cafe, Anatolia Restaurant, yg menjual Youghurt Opium.  Apaan tuh ?  Itu adalah youghurt + madu + butiran opium.  Wah serem amat kedengerannya ... opium loh ... barang haram kan ...  Tapi begitu lihat makanan ini, ternyata tidak seseyem namanya.  Ini opium beneran ? Beneran tapi kadarnya ringan banget, dan dijadikan makanan sehari-hari. Cara makannya dicampur semua dan diaduk baru disendok dan dimakan.  Rasanya asam manis, opiumnya berbutir-butir pahit-pahit dikit, enggak terlalu terasa karena madunya dan youghurtnya lebih intense.  Ini makanan khas daerah sini (Anatolia), hanya di sini aja kita bisa beli youghurt opium.  Jadi wajib cobain.

20160509_091354 Youghurt Opium1crw

Setelah diaduk semua

20160509_091527 Youghurt Opium2crw

Perhentian selanjutnya adalah makan siang di restaurant buffet, AYCE (all you can eat).  Kita barengan sama rombongan study tour anak SMP.  Kebayang kan ramenya nih resto.  Tapi resto ini memang luas, makanannya berlimpah dan jenisnya banyak, cocok untuk anak-anak SMP yg masih masa pertumbuhan.  Mereka makannya asli banyak, dibandingin sama kita cewe-cewe or ibu-ibu yg serba diet (lagi jalan-jalan sih mikirin diet he he he...).  Nasi, ayam, ikan, pasta (spaghetti, macaroni, etc), pizza dengan bermacam-macam topping, roti, soup, salad, buah-buahan, kue-kue yg serba manis-manis, minuman, etc.  Rasanya sih lumayan menurut kita, makanya saya foto.

20160509_115535 pizza1crw

20160509_115557 Soup1crw

20160509_115642 Salad1crw

20160509_120051 Pizza2crw

20160509_120116 Roasted Chicken1crw

Setelah kenyang kita menuju Mevlana Muzesi alias Museum Mevlana.

Mevlana Muzesi

20160509_144643 Mevlana Muzesi1

20160509_144657 Mevlana Muzesi2crw


Mevlana Museum adalah makam Jalaluddin Rumi atau Mevlana, pencipta Tarian Mistik Persia Sufi (Whirling Dance).  Tarian Sufi ini adalah tarian keagamaan yg mutar-mutar tapi tidak pusing.  Mengapa dia menciptakan tarian ini ?  Konon katanya, bumi kita berputar pada porosnya (rotasi) sambil berputar mengelilingi matahari (revolusi).  Kalau bumi saja berputar, maka dia pun ingin menari berputar-putar.  Kalau kita berputar-putar kan pusing, tapi penari Sufi tidak pusing karena mistik yg berdasar agama, jadi enggak berasa pusing keliyengan sama sekali.  Mungkin ini seperti tarian mistis debus atau reog kalau di Indonesia.  Di sini tidak ada yg menari Sufi sama sekali, besok di Cappadocia kita akan menonton Sufi Dance dan Belly Dance.

Untuk masuk ke Museum ini harus pakai plastik penutup sepatu supaya tidak kotor dan tidak boleh berisik di dalam karena selama 24 jam ada yg membacakan ayat-ayat Quran secara bergantian.  Kalau tidak mau masuk, boleh foto-foto di halaman / taman ataau ngobrol-ngobrol di cafe atau resto.

Di halaman masih ada bunga tulip yg mekar, ada yg putih dan ada yg hitam.

20160509_144944 Tulip1crw

Saya foto-foto saja di halaman dan minum juice di resto/cafe.

20160509_151949 Lucy Mevlana Muzesi1crw

20160509_152532 Lucy Mevlana Muzesi2crw

20160509_154455 Lucy Mevlana Muzesi5crw

Meeting point di cafe tempat saya minum juice.  Sepanjang jalan menuju bis, masih foto-foto lagi.

20160509_155002 Konya1crw

20160509_155007 Konya2crw

IMG-20160509-WA0036 Konya4

Perhentian selanjutnya adalah Sulthani Caravanserai

Sulthani Caravanserai

20160509_173001 Caravanserai1crw

20160509_173056 Caravanserai2

Caravanserai artinya caravan palace / inn / hotel.  Ini adalah hotel persinggahan pada pedagang sutera yg naik kereta kuda atau naik unta yg menuju wilayah Anatolia misalnya ke Cappadocia. Bukan hanya pedagang yg disediakan kamar tapi pelayan dan binatangnya juga ada tempat istirahat, bisa mandi, bisa makan, bisa belanja-belanja karena di depannya banyak toko-toko buat beli bekal, bisa sembahyang karena ada musholla. Bahasa Turki untuk musholla adalah mescid, sedangkan yg menurut orang Indonesia adalah mesjid, bagi orang Turki namanya Jami (mescid besar).

Caravanserai yg kita kunjungi adalah Sulthani Caravanserai, konon adalah caravanserai terbesar dan tertua di dunia yg masih terpelihara baik dan sekarang jadi obyek turis.  Temboknya besar berukir-ukir dan pintunya dari marmer (ingat Turki di pinggir Laut Marmara yg menghasilkan batu marmer).  Setelah foto-foto bisa ngeteh or ngopi-ngopi di seberang caravanserai.

20160509_173611 Lucy Sultanhani Caravanserai2rw

20160509_174015 Lucy Sultanhani Caravanserai3crw

20160509_174044 Lucy Sultanhani Caravanserai4crw

Kita sampai di Cappadocia sudah malam. Sempat foto sunset di malam hari dari dalam bis. Jam 19.40 sunsetnya.

20160509_194036 Konya Sunset1crw

Makan malam di Hotel Suhan, Cappadocia. Ini hotel besar dan makanannya buffet, jenisnya banyak banget. Aneka roti satu meja panjang, nasi-nasi sampai bubur, aneka salad satu meja panjang, macam-macam sayur dan saladnya, sayur mentah dan salad yg sudah dikasih dressing macam-macam, termasuk aneka zaitun dari yg hijau, hitam, bulat utuh, dipotong, asin, sepet, buah-buahan dan manisan, salad buah,  macam-macam ikan, ayam, sayur tumisan, pasta.  Tapi yg paling rame dan antri ambilnya adalah kebab, daging panggang, dan pizza yg dipanggang di tungku di depan kita. Fresh from the oven.

Malam ini banyak tentara muda-muda yg tinggal di hotel ini, kita ngantri makanan bareng mereka.

Setelah makan malam, kita istirahat karena besok akan bangun subuh untuk naik Hot Air Ballon.

Next Posting : Hot Air Ballon Ride

more photos : Album Turkey Trip

rgds,
Lucy