Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label Seoul. Show all posts
Showing posts with label Seoul. Show all posts

Friday, May 02, 2025

Korea Trip 2023 : Seoul - 3 & 4 June 2023

Cheonggyecheon

Cheonggyecheon (淸溪川), yang berarti 'aliran sungai sebening kristal' dalam bahasa Mandarin

Sungai Cheonggye itu sungai buatan dan panjang.  Yang sering kita lihat di drakor itu yg paling ramai, karena lokasinya di sekitar pertokoan yang banyak resto dan cafe.  Jadi sungainya kalau malam meriah karena ada lampu-lampunya.  Karena ini sungai buatan jadi memang sudah di-desain sedemikian rupa sehingga nyaman buat pengunjung dan jelas peruntukannya.  Sungai ini tidak sama tinggi dengan jalanan, tapi lebih rendah dari jalan sehingga harus turun pakai tangga.  Jadi jangan bayangin Sungai Ciliwung ya hahaha ... sebab beda banget.

Sungai yang dekat sama hotel kita itu jauh dari toko-toko, jadi yang datang ke situ adalah orang-orang yg pada jalan pagi or lari pagi di sisi kanan dan kiri.  Walaupun begitu, sungainya bersih dan cakep juga kalo kita mau foto-foto di situ.  Di pinggirnya ada bangku-bangku buat duduk, lantai kayu buat duduk di pinggir sungai, banyak tanaman dan ada air mancur juga.  Cakep pokoknya.  Kalau sudah malam, ada lampu-lampu juga.  Enak juga buat ngeliatin orang yg lewat-lewat.

Mumpung masih sepi dan toko-toko belum buka, kita jalan-jalan dan foto- foto di sekitar hotel.















Dongdaemun Design Plaza (DDP)

Dongdaemun Design Plaza adalah landmark pembangunan perkotaan utama di Seoul, Korea Selatan, yang dirancang oleh Zaha Hadid dan Samoo, dengan desain khas neofuturistik yang ditandai dengan "bentuk struktur memanjang yang kuat dan melengkung". Wikipedia (Inggris)

Kita ke DDP untuk foto-foto aja.  Bangunan ini unik sebab tidak ada sudut-sudut, semua melengkung. Ada apa di DDP ?  Yang suka foto-foto bisa puas deh foto di sini, bagus lokasinya dan unik.  Kalau mau naik bis Hop on Hop off untuk keliling kota Seoul, bisa dari depan DDP ini.  Ada museum, cafe, ruang pamer untuk exhibition (lagi ada Exhibition Ferari waktu kita ke situ), ada taman juga.









Setelah dari sini kita menyebrang untuk jalan-jalan ke pertokoan sekalian cari makanan karena belum sarapan.  Tapi ternyata kita kepagian, toko-toko masih tutup.

Akhirnya kita makan burger aja.



Selanjutnya kita shopping di pertokoan Dongdaemun.  Enggak foto-foto karena sibuk belanja dan makan.  Ngomong-ngomong soal belanja ya ... ada yang suka beli barang tawar menawar, kalo enggak nawar kurang puas.  Tapi ada juga yg harganya fixed sudah ditempel price tag, ga bisa ditawar.  Kamu suka yg mana ?  nah ada semua di Dongdaemun nih.

Kalo saya suka yg fixed price, soalnya karena kita turis, pasti kalo nawar enggak bisa maksimal, jadi saya tuh rasanya kayak kejeblos aja walaupun udah nawar ...

Bayar bisa cash bisa cashless.  Saya suka yg cashless karena ga repot soal kembalian kalo harganya keriting. Males ngumpulin coin.

Dari Dongdaemun, balik ke Hotel untuk taruh belanjaan, terus lanjut ke Myeongdong lagi untuk shopping dan cari oleh-oleh.  Bener2 surga belanja kalo ke Korea, sampe gempor.

Karena sudah bosan makan makanan Korea, jadi kangen chinese food.  Kita ke salah satu resto chinese food di Mal.

Foto makanan aja ya ...







Setelah shopping dan makan kita balik ke hotel.  Rencananya kita mau ke Hangang Park di Yeouido atau di Banpo.  Tapi tukang taxi malah bawa kita ke lapangan parkir di ujung sungai Han yg tempat orang jogging.  Inilah susahnya kalau supir taxi tidak bisa bahasa Inggris dan kita tidak bisa bahasa Korea, jadi miscom.

Kita jadinya terlunta-lunta di situ mana gelap.  Akhirnya kita malah ngobrol sama orang yg jalan malam.  Mereka mau anterin kita, tapi mobilnya tidak cukup karena kita ber-6.  Kita mau minta tolong carikan taxi tapi mereka juga tidak fasih bahasa Inggris.

Akhirnya kita dapat 1 taxi untuk balik ke Hotel.  Kurang 1 taxi lagi, jadi kita minta tolong anak-anak muda yg bisa bahasa inggris untuk bantuin order taxi.  Mereka ber3 dan baik mau bantuin kita sampe taxi datang dan mereka bantu jelasin ke supir taxi.

Besok paginya kita bangun pagi, langsung ke airport karena flight kita tengah hari.  Kita musti ke Seoul Station, naik airport express ke Incheon Airport dan belanja-belanja dan makan siang di Airport.

End of trip.

rgds,

Lucy


Wednesday, April 30, 2025

Korea Trip 2023 : Seoul - 1 June 2023 part 1

 Setelah 3 tahun-an enggak jalan-jalan ke luar negeri karena Covid-19, akhirnya kita meneruskan tradisi "Short Escape" di long week-end.  Ini juga pakai acara galau karena harga tiket melonjak lebih dari 2x lipat, benar-benar "di luar nurul" dan g"ak habis fikri" kenapa bisa semahal itu.  Tapi kalau berhitung terus, gak bakalan jalan-jalan dong kita.

Akhirnya diputuskan kita ke Korea, tepatnya ke Seoul dan Busan saja mengingat waktunya cuma 4 hari.

Flight :

KE 628 31 May 2023 Soetta Jkt  21.45 - Incheon Seoul 07.10 (1 June 2023)

KE 627 4 June 2023 Incheon Seoul 15.05 - Soetta Jkt 20.05

Harga sekitar Rp 13,5 jt-an pp (mehong kan ...)

Dari Incheon Airport ke Seoul Station pp kita naik AREX (Aiport Express), beli lewat K-Look.

Beli tiket kereta Seoul - Busan pp dan One-Day Tour Busan juga lewat K-Look. 

Menginap di Lotte City Hotel - Myeongdong belinya lewat Traveloka.  Beli asuransi perjalanan juga di Traveloka.

Peserta tour : 6 orang (Mak Geng, Tetangga Mak Geng, Cik SS, Cik Mehong KW, LL dan saya)  Nama alias semua karena saya takut kena pasal pelanggaran identitas pribadi hahaha ...


DAY 1 : 1 Juni 2023 - Seoul

Tiba di Seoul pagi hari, urusan imigrasi lancar, bagasi lancar, naik bis Airport Express juga lancar setelah tanya sana-sini.  Sampai di Seoul Station kita sambung naik Taxi ke Lotte City Hotel, Myeongdong.  Pakai 2 taxi, sesuai kesepakatan, ada 2 kasir dan 2 yg pegang Naver utk petunjuk jalan dan harus dipisah naik taxinya nih sesuai team 3 orang.  Oya, di Korea gak bisa pakai Google Map, jadi harus pakai aplikasi Naver dan kalo mau order taxi pakai Kakao T.

Check-in hotel mestinya jam 3 siang gitu, tapi kita sudah capek dan dekil, jadi kita bayar 1 kamar untuk setengah hari supaya bisa taruh koper dan bisa ke toilet dan ganti baju.

Tujuan pertama kita hari ini adalah ke Gwangjang Market untuk makan siang.


Gwangjang Market

Kayaknya dekat, jadi kita jalan kaki .... ternyata jauh ya ... pantesan gak nyampe-nyampe.  Setelah sekian lama, akhirnya sampe juga.  Ini beneran pasar ya .... kalau dari luar kayaknya sepi-sepi aja cuma toko-toko jual kebutuhan sehari-hari dan makanan kecil, tapi ... kalau kita jalan lurus sampai ke bagian teengah, baru deh kelihatan ramainya orang pada makan.  Makanan yg dijual mirip-mirip atau malah sama jenisnya, makanannya ditumpuk di meja, kita tinggal cari lapak yg ada kursi kosong, langsung duduk dan order. Makannya sempit-sempitan ... Harganya sama dari ujung ke ujung, kayaknya sudah kompakan nih ajumah-ajumah yg jualan di sini.

Kita order Japchae, Kimbap, Mandu, Nengmyeon dll.  Bisa sharing-sharing makannya.  Karena kita belum makan sejak dari airport, jadi kita lumayan makan banyak nih.  Harganya karena mayoritas turis yang ke sini, jadi agak dimahalin juga kita gak tau.  Rasanya biasa aja, enggak istimewa, tapi kita bisa makan.








Tujuan selanjutnya ke Gyeongbokgung Palace.


Gyeongbokgung Palace

kita naik taxi dari Gwangjang Market ke Gyeongbokgung Palace.  Dari 5 istana, ini istana yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon.  Tiket masuknya enggak mahal, malah untuk lansia gratis.  Kalau pakai hanbok (baju tradisional Korea) juga gratis.

Sebetulnya kita mau ikut rombongan yg ada tour guidenya, tapi yg bahasa Inggris adanya sore hari.  Kita waktunya mepet karena masih mau ke tempat lain.  Menurut saya, kalau pakai guide itu ada plus minus.  Plus-nya kita bisa tahu sejarahnya dan tidak asal lewat aja, singkatnya ada unsur ilmu pengetahuannya.  Tapi minusnya, untuk turis Indonesia ga bisa foto2 narsis kan karena semua orang pada menyimak, kalo nekad foto2 bisa ketinggalan lantaran foto2nya kelamaan.

Jadinya kita hanya jalan-jalan dan foto-foto tanpa tujuan yang jelas. Anyway ... tetap happy kok karena puas foto-foto bareng.













Udah laper lagi ... tujuan selanjutnya ke Onion Cafe yang lagi kekinian.  Jalan kaki aja dari istana ke cafe ini.

to be continued

rgds,

Lucy