Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label Semarang. Show all posts
Showing posts with label Semarang. Show all posts

Sunday, June 21, 2015

Java Trip : Museum Kereta Api Ambarawa

Museum Kereta Api Ambarawa
18 Februari 2015

Museum KA19-9878crw

Museum Kereta Api Ambarawa atau Ambarawa Railway Museum adalah tujuan wisata yg tidak boleh dilewatkan kalau ke Jawa Tengah.  Tampak depan Museum ini tidaklah megah sebagaimana layaknya sebuah museum, malah seperti masuk ke bengkel.  Loketnya juga kecil saja dan langsung terlihat Kereta Api Uap yg lagi parkir dengan nomor lokomotif B2502.  Rupanya itu Kereta Api Wisata yg beroperasi hari Sabtu, Minggu / hari Libur dengan rute Ambarawa-Bedono (Ambarawa Railway Mountain Tour) selama 1 jam dengan biaya Rp 50.000/orang.  Sayang saya berkunjung bukan hari Sabtu atau Minggu, jadi hanya bisa masuk untuk melihat-lihat kereta parkir berderet-deret dan perlengkapannya.  Padahal kepengen banget jalan-jalan naik Kereta Api Uap sambil melihat pemandangan yg indah dengan latar Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu.  Kereta Api yg ada di sini buatan Belanda, Jerman dan lokomotif uap buatan Swiss.

Kereta Api Parkir

Museum KA1-9830rw
B 5112 buatan Hannoversche Maschinenbau AG sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata

Museum KA4-9845rw

Museum KA8-9856rw
Bikinan Tahun 1891 nih ....

Museum KA9-9857rw

Museum KA28-9916rw
Lori, kereta yg gerbongnya dari kayu

Museum KA17-9871rw

Karena museum ini awalnya adalah Stasiun Kereta Api beneran yg dialihfungsikan menjadi Stasiun Kereta Api Wisata, jadi masih ada jalur-jalur relnya.

Museum KA2-9837rw

Museum KA5-9851rw

Museum KA10-9862rw

Museum KA13-9866rw

Setelah melewati deretan kereta api parkir, kita memasuki gedung museum yg dulunya adalah loket penjualan tiket, peron, dan ruang-ruang kantor yg sekarang jadi museum yg menyimpan berbagai peralatan dan mesin kereta api.  Ada mesin cetak tiket, timbangan Salter, kemudi kereta api, mesin stempel tiket, telefon kuno / antik, mesin telegraf Morse, mesin tik, peluit, gembok, bel, foto-foto dokumentasi.

Museum KA16-9870crw

Museum KA20-9880crw
Bekas Loket Penjualan Karcis

Museum KA21-9881rw

Museum KA23-9886brw

Museum KA24-9896brw
Timbangan Salter England buatan Inggris, sampai sekarang merk ini masih top

Museum KA25-9898rw

Museum KA26-9903rw

Museum KA27-9904rw
Mesin Cetak Tiket Kereta Api Edmonson

Museum KA30-9920rw
Telefon antik nih

Museum KA31-9926rw
Mesin Stempel Karcis Edmonson

Museum KA32-9933rw

Sungguh sayang, koleksi barang-barang ini berantakan dan tak terurus, banyak yg bergeletakan di lantai, berdebu, kaca-kaca kotor tidak dilap, foto-foto ditumpuk saja di ruangan yg seperti gudang.  Museum ini tampak terlantar.  Sayang banget.  Padahal bangunan stasiun ini kokoh dan bagus.  PR buat dinas pariwisata dan museum nih supaya pengunjung nyaman, bisa belajar dan menambah wawasan dan pengetahuan.

to be continued

more photos in Album Java Trip

rgds,
Lucy

Wednesday, June 03, 2015

Java Trip : Toko OEN Semarang

Kuliner Semarang :
Toko "OEN"
Semarang, 17 Februari 2015


toko oen5crw-170910

Mau coba hidangan dengan citarasa klasik kolonial ?

Boleh berkunjung ke :
Toko "OEN"
Alamatnya di Jl. Pemuda 52, Semarang, 50138, INDONESIA, Phone: +62.24.3541683

Dari websitenya, ada uraian sejarah Toko "OEN", dan ternyata dari 4 toko yg pernah beroperasi, sekarang hanya tinggal 1 toko saja, yaitu yg di Semarang.  Yg di Malang bukan Toko "OEN" yg asli, tapi secara ilegal pemilik bangunan yg sekarang menggunakan nama Toko "OEN" untuk restaurantnya. Jadi yg otentik, cuma yg di Semarang.

Saya suka makanan tempo doeloe. Sore itu setelah nongkrong di Mal Paragon, kita ke Toko "OEN" dengan bantuan Google Map, dan dibawa muter-muter ke jalan kecil, ke pasar becek, dst.  Padahal sebetulnya tidak jauh dari Mal Paragon dan dari Hotel tempat kita menginap.  Gak apa-apa deh, namanya juga jalan-jalan.  Pokoknya sampai.

toko oen2rw-170118

Bagunan Toko "OEN" adalah bangunan kuno gaya kolonial ... wah pas banget suasananya dengan jenis hidangan yg dijual.  Kalau lihat dari Menu Toko OEN masih pakai nama-nama Belanda, betul-betul Classic Dutch Colonial-style seperti uitsmijter, huzarensalade, kaasstengels, kattetong, theekrantjes, janhagel, the nostalgic tutti-frutti ice cream, poffertjes, bitterballen, dll.

Jadi kalau ke Semarang, bolehlah ke Toko "OEN" yg asli.  Bisa makan di restaurantnya, minum ice cream, atau beli roti, kue, cookies, camilan, keripik, kerupuk, kacang, dll.  Komentar orang-orang sih “It is worth the detour!”


toko oen1cbrw-170055
aneka kue-kue kering


toko oen4cbrw-170200
banyak pilihan kue basah dan bolu/cake


toko oen3brw-170151
aneka roti, roti baso (daging sapi cincang) enak dah ...


Karena waktu itu masih sore, dan kita sudah ada rencana makan malam di tempat lain, jadi kita hanya beli roti-roti, kue-kue, cookies, dan camilan.  Mungkin next time kita makan siang atau makan malam di sini.




PS : bukan iklan, tapi pengalaman kuliner, asli.

more photos in Java Trip Album

to be continued

rgds,
Lucy

Tuesday, June 02, 2015

Java Trip : Tahu Gimbal Pak Edi Semarang

Kuliner Semarang :
Tahu Gimbal Pak Edi
17 Februari 2015

edi tahugimbal5-9821rw

Selain Lumpia, Semarang juga punya Tahu Gimbal.  Kali ini saya ke lesehan Pak Edi yg jual Tahu Gimbal khas Semarang di Jalan Pahlawan.  Setelah memilih tempat yg paling pinggir, ngedeprok, kita order Tahu Gimbal dan minuman Es Campur dan Es Duren.  Cuaca mendung berubah menjadi hujan, cukup deras sampai harus geser-geser supaya tidak tampias, tapi tetap semangat untuk makan tahu gimbal, soalnya lapar bok !

edi tahugimbal1-9802crw

edi escampur1-9806crw

Yang muncul duluan adalah Es Campur dan Es Duren.  Kalau Es Campur sudah jelaslah isinya segala macam buah seperti kelapa, alpukat, melon, nanas, dll, cincau, jelly/agar/rumput laut, tape, kolang-kaling, dengan es serut dan sirop merah.  Ada Es Teler juga. Nah Es Duren pesanan saya itu muncul dengan sirop merah juga.  Menurut selera saya sirop merah ini enggak cocok sama duren, cocoknya cuma sama es serut dan susu kental manis putih.  Hujan-hujan, dingin, makan es pula ... cocoklah tambah dingin.

edi escampur3-9817rw

Pengunjung cukup banyak sehingga kita harus menunggu kehadiran Tahu Gimbal.  Tahu Gimbal itu apa sih ?  Isinya potongan ketupat/lontong, tahu goreng, gimbal/bakwan udang, sayur kol, telur goreng mata sapi, disiram saus kacang tanah, bumbu-bumbu, dan petis udang, plus kerupuk udang.  Rasanya manis, asin, gurih dan wanginya khas karena petis.  Kalau suka pedas, bisa order yg sedang, pedas, dan ekstra pedas he he he ... tergantung dari jumlah cabenya.  Bumbunya rada encer, tidak seperti bumbu gado-gado.  Enak, saya cocok sama tahu gimbal.

edi tahugimbal2-9811crw
Gimbal alias bakwan udang goreng garingYg dijepit itu telur goreng mata sapi.

edi tahugimbal3-9814crw

edi tahugimbal4-9820crw

So, istimewanya Tahu Gimbal ini ada pada gimbal dan bumbunya itu.  Harganya seporsi Rp 12.000,- seperti tertulis di tenda.  Murah meriah kenyang ...
Recommended !

to be continued

more photos in Java Trip Album

rgds,
Lucy

Sunday, May 31, 2015

Java Trip : Kapal Pesiar Balmoral

Balmoral Cruise
Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang
17 Februari 2015

balmoral11-9792rw

Seperti yg saya tulis di posting pertama dari seri Java Trip, saya ke Semarang untuk mengambil barang sepupu saya yg bekerja di Kapal Pesiar.  Jadi kita ke Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang karena Kapal Pesiar Balmoral berlabuh di situ.

Kapal Pesiar Balmoral adalah milik Fred Olsen Cruise Lines, berbendera Inggris.  Jadi base kapal pesiar ini adalah di Inggris.  Yg kerja di kapal pesiar ini dari berbagai bangsa dan bahasa, kalau dari Asia kebanyakan orang Filipina dan Indonesia.  Kapal Pesiar Balmoral ini keliling dunia, dari Eropa sampai ke Asia.  Beberapa tahun yg lalu, tante saya dan sepupu saya ikut cruise ini keliling Eropa, dapat harga khusus karena keluarga karyawan.  Mayoritas peserta cruise adalah orang-orang tua, pensiunan.  Mengapa begitu ?  Iyalah ... biayanya mahal jadi ada yg pakai uang pensiunan dan simpanan sejak muda, ada juga yg dibayarin anak, cucu dll. Ada yg sudah pakai kursi roda tapi enjoy aja tuh jalan-jalan. Lagipula waktu keliling dunia itu kan berbulan-bulan, kalau kita yg masih kerja kantoran, gimana coba ? Unpaid leave ... sayang amat.  Kecuali kalo punya usaha sendiri yg sudah berjalan lancar tanpa kita perlu turun tangan, ada orang kepercayaan he he he ... atau ... nyonyah kaya raya alias thay-thay ha ha ha

Jauh hari sebelum kita berangkat, nama dan KTP kita sudah didaftarkan ke kapal sebagai visitor.  Jadi begitu kita masuk kita sudah ada namanya dan dapat kartu identitas.  Dua orang teman sepupu saya lagi off duty sehinga bisa mengantar kita jalan-jalan keliling kapal pesiar.  Ternyata kapal pesiar itu besar sekali dan lengkap fasilitasnya.

Mula-mula kita ke ruang pertunjukan/show, kapasitasnya besar juga.  Sound systemnya pasti bagus.

IMG_9732 balmoral13rw

Kapal pesiar ini punya beberapa restaurant dengan berbagai tema dan jenis hidangan yg berbeda-beda, ada yg dengan hiburan live music, fine dining, buffet, dll.  Tiap restaurant beda-beda theme dan suasananya.  Peserta cruise boleh makan kapan saja dan dimana saja, ada yg free dan ada yg harus bayar lagi. Demikian pula dengan minuman beralkohol.

balmoral5-9754rw

Kamar-kamarnya juga ada kelasnya.  Yg paling besar dan paling bagus adalah yg ditempati ownernya, seperti presidential suite kalau di hotel.

balmoral6-9761rw

Ada gym dan ada 2 kolam renang.

balmoral7-9764rw

Ada perpustakaan yg ada miniatur Kapal Pesiar Balmoral.  Kebanyakan yg ke perpustakaan bukan membaca tapi malah tidur sebab suasanya hening dan nyaman.  Baru baca buku sebentar, langsung ngantuk.

balmoral10-9780rw

Ada butik juga yg jual barang-barang branded.  Jangan tanya harganya, pasti mahal punya dah.

20150217_114305 balmoral1crw

Waktu kita berkunjung, kita dikirain visitor dari Jepang.  Ternyata banyak peserta cruise yg kenal dengan sepupu saya dan mereka ramah-ramah.  Kalau kapal merapat di Semarang selama 3 hari, sebagian besar peserta turun ke kota untuk shopping atau ikut half day city tour, one day city tour, atau bahkan ada yg tour ke Yogyakarta.  Setelah dari Semarang, mereka akan merapat di Bali sampai ke Lombok.  Nah mereka bisa ke Pulau Komodo, asyiknyaaa ....

balmoral12-9799crw

Setelah keliling melihat-lihat kapal pesiar jadi pengen keliling dunia naik kapal pesiar deh.  May my dreams come true.

to be continued

more photos klik Java Trip Album

rgds,
Lucy