Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label cookies. Show all posts
Showing posts with label cookies. Show all posts

Wednesday, June 03, 2015

Java Trip : Toko OEN Semarang

Kuliner Semarang :
Toko "OEN"
Semarang, 17 Februari 2015


toko oen5crw-170910

Mau coba hidangan dengan citarasa klasik kolonial ?

Boleh berkunjung ke :
Toko "OEN"
Alamatnya di Jl. Pemuda 52, Semarang, 50138, INDONESIA, Phone: +62.24.3541683

Dari websitenya, ada uraian sejarah Toko "OEN", dan ternyata dari 4 toko yg pernah beroperasi, sekarang hanya tinggal 1 toko saja, yaitu yg di Semarang.  Yg di Malang bukan Toko "OEN" yg asli, tapi secara ilegal pemilik bangunan yg sekarang menggunakan nama Toko "OEN" untuk restaurantnya. Jadi yg otentik, cuma yg di Semarang.

Saya suka makanan tempo doeloe. Sore itu setelah nongkrong di Mal Paragon, kita ke Toko "OEN" dengan bantuan Google Map, dan dibawa muter-muter ke jalan kecil, ke pasar becek, dst.  Padahal sebetulnya tidak jauh dari Mal Paragon dan dari Hotel tempat kita menginap.  Gak apa-apa deh, namanya juga jalan-jalan.  Pokoknya sampai.

toko oen2rw-170118

Bagunan Toko "OEN" adalah bangunan kuno gaya kolonial ... wah pas banget suasananya dengan jenis hidangan yg dijual.  Kalau lihat dari Menu Toko OEN masih pakai nama-nama Belanda, betul-betul Classic Dutch Colonial-style seperti uitsmijter, huzarensalade, kaasstengels, kattetong, theekrantjes, janhagel, the nostalgic tutti-frutti ice cream, poffertjes, bitterballen, dll.

Jadi kalau ke Semarang, bolehlah ke Toko "OEN" yg asli.  Bisa makan di restaurantnya, minum ice cream, atau beli roti, kue, cookies, camilan, keripik, kerupuk, kacang, dll.  Komentar orang-orang sih “It is worth the detour!”


toko oen1cbrw-170055
aneka kue-kue kering


toko oen4cbrw-170200
banyak pilihan kue basah dan bolu/cake


toko oen3brw-170151
aneka roti, roti baso (daging sapi cincang) enak dah ...


Karena waktu itu masih sore, dan kita sudah ada rencana makan malam di tempat lain, jadi kita hanya beli roti-roti, kue-kue, cookies, dan camilan.  Mungkin next time kita makan siang atau makan malam di sini.




PS : bukan iklan, tapi pengalaman kuliner, asli.

more photos in Java Trip Album

to be continued

rgds,
Lucy

Thursday, February 03, 2011

Food : Peanut Cookies


Masih dalam rangkaian kue-kue kering nyonyah-nyonyah Abidins ....
Peanut cookies atau kue kacang ini termasuk favorit mereka.
Demen banget sama kacang-kacangan.
Sprinkles-nya suka-suka mereka, kadang colorful gula-gula seperti ini, kadang remukan kacang, kadang kacang utuh dibelah dua, kalau lagi malas ... ya polosan saja.
Bentuknya sesuai cetakan yg mereka bawa, kadang bentuk hati, bunga, bebek, kupu-kupu, anjing, dll
Anak-anak kecil paling demen kalau disuruh bantu mencetak kue-kue ini.
Menurut saya, rasanya sih enak ... karena sudah terbiasa makan kue ini dari kecil dan sudah hapal rasanya he he he ...
Manis, gurih, dan harum ...


Cookies, anyone ?
rgds,
Lucy

Friday, January 28, 2011

Food : Nastar Nyonyah Abidin

yang bulat-bulat


Mamah-mamah Abidin, suka bikin kue kering.  Kue nastar, kue kacang, kue bangkit, pokoke sejenis cookies yg dicetak-cetak gitu.  Biasanya ngumpul di salah satu rumah, bahan-bahan sudah dibeli dan disiapkan.  Yg punya loyang bagus, cetakan lucu dan unik, harap dibawa.  Selai nanas sudah dibikin sehari sebelumnya, demikian pula dengan kacangnya, sudah digiling sehari sebelumnya.

yang lonjong-lonjong


Sembari menimbang, membuat adonan, menggiling dan mencetak kue-kue ini, biasanya sembari ngobrol dan diiringi lagu-lagu tempo doeloe seperti lagu 'Benci Tapi Rindu'-nya Diana Nasution, lagu-lagunya Broery Pesolima, Pance Pondaag, Dewi Yul, dll.  Lagu-lagu cengeng bertemakan cinta.  Akibatnya kalau kelewat asyik, kue-kue yg sedang dipanggang di oven jadi telat diangkat deh ... tuh kan jadi sewarna topi pramuka.  Tapi untungnya enggak sampai berasa pahit.  Hm... udah gosong, masih untung.

yang sewarna topi pramuka

Bikin kue seperti ini bisa seharian loh.  Kue-kue kering ini dibawa pulang untuk oleh-oleh yg pada nunggu di rumah.  Oya keponakan yg masih kecil-kecil juga suka bantuin cetak-cetak kue ini.  Dari segi penampilan memang tidak seperti kue yg dijual di toko, pokoke rumahan deh ... rasanya juga lumayan.  Tergantung bahan lah .. kalo mau yg enak, banyakan pakai mentega wisjman.

Kue-kue kering begini sebenarnya bisa beli, mau yg enak dan mahal, yg murah meriah, tinggal pilih aja.  Tapi kalau masak-masak ramean begini, yg asyik adalah kebersamaannya ...

rgds,
Lucy

Monday, March 22, 2010