Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label Museum. Show all posts
Showing posts with label Museum. Show all posts

Sunday, July 09, 2017

Turkey Trip : Ataturk Mausoleum

Ataturk Mausoleum, Ankara
May 11, 2016


DSCF0846 Ataturk Mausoleum2ncrw

Ankara adalah Ibukota Negara Turki, bukan Istanbul.  Walaupun demikian, kota Ankara tidak seramai Istanbul.  Sebagai pusat pemerintahan, maka penduduk Ankara kebanyakan adalah pegawai pemerintahan dan penunjangnya.  Kotanya lebih teratur dan tertata.  Kita ke Ankara hanya untuk mengunjungi Ataturk Mausoleum.  Sepertinya memang tidak ada banyak obyek wisata di Ankara.

Mustafa Kemal Ataturk Mausoleum dalam bahasa Turki adalah Anitkabir yang artinya Mausoleum, atau Tomb atau makam.  Mustafa Kemal Ataturk adalah pemimpin perang kemerdekaan Turki, sehingga dijuluki sebagai Bapak Pendiri Turki dan menjabat sebagai Presiden Pertama Turki.

Pemeriksaan turis yg berkunjung ke sini sangat ketat.  Begitu dibilang bahwa kita adalah turis dari Indonesia, semua peserta tour yg sehat harus turun dari bus dan diperiksa, jalan satu per satu melalui mesin X-ray.  Selain kita ada 2 bis turis Malaysia dan dari negara lain, tapi mereka tidak diperiksa, langsung masuk saja.  Wah ... kenapa nih ?  Diskriminasi ?  Katanya sih enggak, pemeriksaan random saja.  Udah sensi duluan.

Mausoleum atau Anitkabir ini terdiri dari beberapa bangunan, tower, dan ada taman.  Selain makam Mustafa Kemal Ataturk, ada juga makam Presiden Kedua Turki yaitu Ismet Inonu.  Ada bangunan dengan relief di dinding dan kalau kita masuk, di dalamnya ada museum.  Museum itu banyak pengunjungnya, kebanyakan anak sekolah yg lagi study tour.  Banyak penjaganya juga, waktu kita datang ada beberapa ruangan yg ditutup, kita tidak boleh masuk.  Oya, tidak boleh foto-foto di dalam museum, karena banyak dijaga tentara, saya jadi tidak berani keluarin kamera dan HP sama sekali, begitu keluar baru bisa foto-foto.

DSCF0847 Ataturk Mausoleum3cnrw

DSCF0848 Ataturk Mausoleum4cnvrw

DSCF0855 Ataturk Mausoleum5cnvrw

20160511_134558 Ataturk Mausoleum Lucy1
Banyak penjaganya, tuh di belakang saya ada penjaga

20160511_135022-01

20160511_135850-01

20160511_135904-01

20160511_135942-01

Waktu foto taman juga kita terburu-buru karena taman mau ditutup, pengunjung diusir-usir, karena tidak mengerti bahasanya, kita jadi tidak tahu apa sebabnya.  Si Adem local guide kita, menghilang pula.

20160511_141119-02

Selain foto-foto bangunan, saya juga foto pemandangan kota Ankara.

DSCF0851 Ankara cityscape1ncvrw

DSCF0852 Ankara Cityscape2nvrw

Saran saya kalau yang suka sejarah, sebaiknya masuk ke Museum pakai guide yg berbahasa Inggris supaya bisa dijelaskan isi museumnya.

Rombongan tour kita lebih suka shopping daripada sejarah, jadi mereka pada duduk-duduk dan selfie, hanya beberapa orang yg masuk ke museum dan hanya lihat-lihat saja dan baca sendiri keterangan di dalam museum.  Karena waktu yg terbatas kita banyak skip ruangan-ruangan di dalam museum.

Tujuan selanjutnya adalah ke Von Resort, Abant.  Ini adalah villa di pegunungan tempat kita bermalam.

more photos : Album Tour Turkey

Next Posting : Von Resort

rgds,
Lucy





Friday, June 30, 2017

Turkey Trip : Goreme Open Air Museum

Goreme Open Air Museum
Cappadocia, May 10, 2016

DSCF0800 Goreme2rw

Goreme adalah salah satu Situs Warisan Budaya Dunia di Cappadocia Turki versi UNESCO (UNESCO World Heritage) sejak tahun 1985.

20160510_103807 Goreme Entrance Ticket1rw
Tiket masuk ke Goreme Open Air Museum

DSCF0799 Goreme1rw

Kalau kita baca sejarah terbentuknya, Goreme terjadi karena letusan Gunung Erciyes jutaan tahun yg silam sehingga debu dan laharnya membentuk bukit-bukit batu yg lapisan luarnya keras, tapi bagian dalamnya lembut sehingga bisa dipahat / dibentuk jadi rumah, gereja, dan biara.  Yang tinggal di Distrik Goreme ini memang kebanyakan orang Yunani Kapadokia yg beragama Katolik, jadi waktu terjadi pertukaran penduduk tahun 1923, mereka pulang ke Yunani selamanya, dan Goreme ini ditinggalkan tersembunyi.  Baru belakangan ditemukan kembali dan dijadikan Open Air Museum.  Mengapa disebut Open Air Museum ?  Karena Museumnya di lokasi yg terbuka dan yg dipamerkan adalah bukit-bukit yg dalamnya dulunya rumah-rumah atau gereja atau biara.  Jadi kita harus jalan kaki dari bukit ke bukit, naik tangga, lalu masuk ke bukit-bukit batu itu.  Apa isinya ?  Ruangan-ruangan, dan perkakas yg hampir semua dari batu, gambar-gambar di dinding batu yg sudah pudar-pudar..  Itu aja?  Iya itu aja, hampir semua isinya itu. 

DSCF0810 Goreme7nrw

Karena harus jalan dan naik tangga, maka hanya sedikit dari rombongan kita yg mau masuk ke bukit-bukit batu itu.  Selebihnya pada duduk-duduk, selfie dengan latar belakang bukit-bukit batu.

Untung cuaca lagi cerah cenderung panas tapi anginnya dingin/sejuk ... gimana kalo hujan coba ?  Pastinya harus payungan dan licin kalau naik tangganya, soalnya tangganya itu tinggi dan lebarnya tidak sama, ada yg lebar ada yg sempit, ada yg tinggi dan ada yg landai.  Untungnya kalau yg tangganya curam, ada pegangan besi.  Karena tangganya banyakan sempit, cuma muat 1 orang naik atau 1 orang turun, jadi harus saling tunggu dan gantian.

DSCF0807 Goreme5nrw

Berikut ini foto-fotonya

DSCF0806 Goreme4nvrw

DSCF0812 Goreme8nrw

DSCF0809 Goreme6nrw

20160510_104700-01 Goreme14

20160510_105745-01 Goreme10

20160510_105329-01 Goreme12

Walaupun ada tulisan di masing-masing bukit, tapi mestinya pakai guide supaya mengerti itu bangunan apa dan isinya apa saja.  Kalau suka sejarah saya sarankan pakai guide, karena kalau mengandalkan tour guide dan local guide mereka juga tidak bisa jelaskan dengan komplit/detail, lagi pula peserta tournya kan pada mencar-mencar.

More photos : Album Turkey Trip

Next Posting : Karpet Turki

rgds,
Lucy

Tuesday, August 30, 2016

Travel : Turkey Trip - Ayasofya Muzesi

Ayasofya Muzesi / Hagia Sophia Museum
May 6, 2016

20160506_162621

Keluar dari Topkapi Palace, kita menuju halaman luar.  Di situ banyak orang jualan makanan, ada simit dan beberapa macam roti, castane (chestnut panggang), dan jagung bakar juga ada.  Saya beli castane, harganya 5 Lira sebungkus kecil.  Teman-teman saya yg lain pada beli jagung bakar dan roti simit, tapi ternyata roti simitnya keras, enakan yg di toko roti Sembol, lebih empuk.

20160506_154423 aya sofia1 ecrw

20160506_152823ecrw jagung bakar1

20160506_152848cerw kastane1
Castane panggang

20160506_153155cerw simit1

Kita dibawa ke meeting point di halaman depan Ayasofya.  Adem menjelaskan dulu mengenai Ayasofya.  Awalnya Ayasofya atau Hagia Sophia adalah Gereja Ortodoks Yunani yg arti namanya adalah Holly Wisdom (Kebijaksanaan Suci) dan setelah itu jadi Gereja Katedral untuk Kerajaan Konstantinopel, belakangan dijadikan Gereja Roma Katolik sampai tahun 1261.  Banyak gambar-gambar Yesus, Maria, dan Rasul-rasul.  Adem kasih tau cara membedakan antara gambar Yesus dan rasul-rasul.  Begitu kekuasaan Konstantinopel digantikan oleh Ottoman, maka Ayasofya dijadikan Mesjid sejak tahun 1453 sampai 1931.  Semua gambar-gambar dan mozaik di kubahnya ditutup semua dengan semen karena mesjid tidak boleh ada gambar dan diganti dengan kaligrafi / tulisan Arab di dinding.  Sejak tahun 1935 Ayasofya tidak jadi mesjid ataupun gereja, tapi jadi museum, namanya jadi Ayasofya Muzesi.  Semen yg tadinya menutupi kubah bergambar, dikerok lagi, sehingga gambar-gambar dan ornamennya bisa kelihatan di langit-langit dan dindingnya.  Ayasoyfa sendiri sudah beberapa kali direstorasi karena menjadi korban kerusuhan / dibakar.  Sekarang jadi warisan budaya UNESCO.

Aya Sofya1-0399crw

IMG_20160506_191208

Setelah menjelaskan ini, Adem beli tiket dan kita antri masuk. Kita dikasih waktu untuk lihat-lihat di dalam dan setelah itu kembali ke meeting point.

Di dalam museum suasananya gelap, agak susah motretnya.  Pemugaran juga belum selesai, kebayangkan, mengerok semen di langit-langit yg tinggi dan sekeliling dinding.  Bertahun-tahun tidak selesai ...

Aya Sofya8-0476erw

20160506_161242 aya sofia4 erw

20160506_161301 aya sofia5 ecrw

20160506_160545 aya sofia3 ecrw

Setelah lihat-lihat di dalam, kita ke halamannya yg banyak bunga-bunga.  Ada sisa-sisa bunga tulip yg masih mekar. Inilah enaknya jalan-jalan di musim semi.

Aya Sofya6-0471rw

Aya Sofya4-0464erw

Aya Sofya7-0472rw

Aya Sofya9-0483rw

20160506_161825erw

Hari ini hari Jumat, jadi kita tidak masuk ke Blue Mosque sebab dipakai untuk sholat Jumat. Di hari ke-9 barulah kita ke sini lagi.  Jadi waktu kita kembali ke Meeting Point, peserta tour yg pria dan muslim sholat Jumat di Blue Mosque.  Selebihnya pada duduk-duduk menunggu di halaman dan foto-foto.  Karena sholat Jumatnya ternyata lama banget dan sudah lewat jam makan siang, akhirnya Adem memutuskan agar kita duluan ke Restaurant untuk makan siang.  Tidak naik bis, tapi jalan kaki, karena resto-nya dekat situ.

Aya Sofya11-0488erw

Blue Mosque1-0489rw

Blue Mosque dengan 6 menara.  Hanya Raja/Sultan yg boleh membangun mesjid dengan 6 menara.
Ratu boleh membangun mesjid dengan 4 menara, Keluarga raja 2 menara.  Mesjid pada umumnya 1 menara.

C360_2016-05-06-20-45-41-478

Next Posting : to Canakkale

more photos : Turkey Trip Album

rgds,
Lucy

Sunday, August 28, 2016

Travel : Turkey Trip - Topkapi Palace

Topkapi Palace
May 6, 2016

C360_2016-05-06-20-28-34-655

Dari airport mula-mula kita ke Restoran Warung Nusantara untuk sarapan.  Sesuai dengan namanya, sarapan kita adalah Indonesian Food berupa nasi putih, mie goreng, telur dadar dan ayam goreng.  Ternyata pemilik resto ini adalah orang Turki yg istrinya orang melayu Kalimantan Barat.  Tempatnya seperti ruko 2 lantai, makanannya biasa saja.  Karena cuaca agak dingin, jadi harus makan cukup dan minum teh hangat.


IMG_20160517_202140

Istanbul1-0366crw
Trem di depan Warung Nusantara

Karena sarapan kurang nendang, kita pada beli roti di dekat Warung Nusantara.  Rotinya enak, teman-teman satu bis setuju kalau roti di toko roti Sembol emang enak, lembut dan tidak terlalu manis.

20160506_123103 bread4ecrw

Bread2-0372erw

Topkapi Palace

C360_2016-05-06-20-33-04-734

Dari sini kita langsung menuju Topkapi Palace (baca : Topkape Palace) atau Topkapi Sarayi.  Topkapi Palace ini satu kompleks dengan Aya Sofya dan Blue Mosque (Sultan Ahmet Mosque) juga Monumen Obelisk (yg waktu itu ada bom bunuh diri).  Tapi harus beli tiket masing-masing, kecuali Monumen Obelisk yg free karena di area terbuka / lapangan.  Topkapi Palace, Aya Sofya dan Blue Mosque termasuk dalam Warisan Budaya UNESCO.  Pengunjungnya banyak dan harus antri beli tiket masuknya.

Topkapi1-0394ecrw

Topkapi Palace artinya Istana Meriam (Cannon) dulunya dihuni oleh Sultan Ottoman dan keluarga dan pegawainya, sekitar 4000 orang penghuninya, termasuk haremnya (ada 400 kamar di kompleks harem ... buset deh, gilirannya bisa setahun sekali tuh ...).  Istana ini sekarang tidak dihuni oleh siapa pun, tapi dijadikan museum.  Kalau begitu, keturunan dinasti Sultan Ottoman tinggal dimana?  Mereka tidak ada di Turki, tapi di Perancis.  Mengapa ?  Begini sejarahnya ... waktu Perang Dunia kedua, Turki salah pilih sekutu (sama Jerman kayaknya, sebab sampai sekarang hubungan Turki dan Jerman sangat baik, mobil-mobil di jalanan Turki kebanyakan mobil Jerman e.g. Mercedes Benz, BMW, Volvo, VW, etc.), sehingga kalah perang, saking ketakutannya si Sultan minta perlindungan sama Inggris.  Sebagai imbalannya, Inggris boleh ambil wilayah Turki yg mana saja asalkan keluarga raja dilindungi.  Tentu saja rakyat Turki marah dong dijadikan kolateral begitu, sehingga timbul pemberontakan/kudeta yg dipimpin oleh Mustafa Kemal.  Singkat cerita Mustafa Kemal menang dan diangkat jadi Bapak Orang Turki dan namanya jadi Mustafa Kemal Attaturk.  Keluarga Sultan Ottoman kabur ke Perancis dan tidak boleh pulang lagi ke Turki oleh Attaturk. Makanya tidak ada keturunan Sultan Ottoman yg tinggal di Turki sekarang ini.  Istana Topkapi dijadikan Museum.

Topkapi11-0423erw

Halaman dalam Istana bagus dan banyak bunga-bunga.  Mawar di sini astaga .... gede-gede banget dah, mawar merahnya segede telapak tangan ... Walaupun banyak dan bagus-bagus, tidak ada orang yg petik-petik tuh.  Selain itu banyak bunga-bunga lain warna-warni.

Topkapi10-0417erw

Topkapi4-0406ecrw

Topkapi7-0411erw

Topkapi9-0413erw

Topkapi16-0444erw

Topkapi18-0451erw

Topkapi19-0457erw

Seperti Istana pada umumnya, ada banyak gerbang-gerbang.  Zaman dulu belum ada penangkal petir, jadi di tiap bangunan selalu ada pohon yg tinggi sekali sebagai penangkal petir, beberapa pohon ada yg sudah pernah gosong disambar petir.

20160506_140749

Topkapi12-0424cerw

Ada 3 ruangan Museum yg kita boleh masuk, tapi tidak boleh foto-foto di dalam. Kita masuk berurutan searah dari pintu masuk tinggal ikutin exhibitnya sampai ke pintu keluar.  Lalu pindah ke ruangan berikutnya begitu juga, sampai 3 ruangan.  Kita dikasih waktu untuk lihat-lihat dan foto-foto di halaman belakang istana yg langsung bisa melihat keindahan Laut Marmara dan Bosphorus.  Setelah foto-foto kita ketemu di meeting point untuk sama-sama ke Aya Sofya.

Topkapi13-0432erw

Topkapi14-0434ecrw

Topkapi15-0435erw

Jalan keluar sama seperti jalan masuknya.

Topkapi6-0410erw

Topkapi5-0407ecrw

more photos : Turkey Trip Album

Next Posting : Aya Sofya

rgds,
Lucy