Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label Germany. Show all posts
Showing posts with label Germany. Show all posts

Sunday, May 29, 2022

East Europe Trip : Garmisch Partenkirchen - Munchen

Garmisch Partenkirchen - Munchen, Oct 7, 2019 - Last Day

Garmisch Partenkirchen adalah kota kecil di dekat perbatasan Austria dan Jerman.  Jadi ini kota terdekat dengan Austria, makanya kita menginap di sini sepulang dari Hallstatt kemarin.  Dari sini ke Munchen sudah tidak jauh lagi.

Sebelah selatan Garmisch-Partenkirchen di perbatasan Austria terletak di puncak gunung tertinggi Jerman, Zugspitze, dengan tinggi hampir 10.000 kaki dan memiliki area ski di kawasan gletser yang indah.  Tapi karena kita di sini hanya untuk transit, numpang menginap satu malam, jadi kita tidak explore kota ini.

Hotel tempat kita menginap adalah Reindl's Partenkirchner Hof.  Ini hotel yg bangunannya agak tradisional, lift-nya cuma untuk 2 orang.  Kunci kamarnya bukan berupa kartu, tapi berupa anak kunci yg gede banget.  Kamarnya luas tapi kuno, kayak kamar rumah orang kaya zaman dulu.  Pemandangan di luar kamar dari beranda langsung ke jalan raya.  Dari hotel ini ke ski resort hanya 10 menit jalan kaki loh ...

Pagi ini cuacanya agak mendung ... terus makin siang malah hujan.








Setelah sarapan kita check out dan naik bus menuju Munchen untuk shopping terakhir dan makan siang.  







Kita dibawa ke Marienplatz lagi ... jadi yang mau belanja barang-barang branded last minute, inilah saatnya.  Hujan, jadi kita shopping sambil payungan.

Setelah belanja, kita beli makan siang.  Bisa makan dine-in boleh juga take away.  Atau mau beli roti-roti untuk bekal juga bisa.  Banyak toko roti di sini.

Setelah itu kita menuju Bandara.  

Penerbangan kita 
QR 058 Munchen - Doha 16.55 - 23.30
QR 956 Doha - Jkt 02.20 - 15.20

Setelah check in, yang mau refund tax harus ke ruangan khusus sambil membawa barang-barang yg kita beli.  Nah ... makanya barang-barang yg mau minta tax refund sebaikanya dimasukkan dalam 1 koper.  Jadi koper besarnya masuk bagasi waktu check in.  Dan koper yg isinya barang2 belanjaan itu bisa dibuka kalau diminta petugas untuk dicocokan dengan bill-nya.  Setelah itu kopernya bisa dimasukkan ke bagasi juga di ruang khusus itu.

Di bandara masih bisa belanja-belanja lagi kalau mau.  Atau mau ngabisin Euro dengan belanja coklat he he he ...

Proses check in lancar, boarding lancar, penerbangan lancar.  Tiba di Jakarta safe and sound.  Liburan ke Eropa Timur berakhir dengan membawa kenangan manis.

The end.

rgds,
Lucy

Friday, May 01, 2020

East Europe Trip : Germany - Neuschwanstein Castle

Neuschwanstein Castle
September 30, 2019


Sebetulnya Neuschwanstein Castle ini tidak ada di itinerary tour, tapi ini acara Tour Tambahan.  Kalau berminat ambil tour tambahan ini, seluruh peserta harus ikut, karena bus cuma satu dan peserta tidak bisa ditinggal sebagian.  Tentu saja ada biaya tambahannya.  Berikut ini 4 tour tambahan :

1. Neuschwanstein Castle, Germany, durasi 2 jam, Euro 25/orang
2. Danube Cruise, Budapest Hungaria, durasi 1 jam incl 1 gelas minuman, Euro 25/orang
3. Parndorf Designer Outlet, Austria, durasi 2 jam, Euro 20/orang
4. Brno, Republik Ceko, durasi 2 jam, Euro 20/orang

Seluruh peserta sepakat ambil semua tour tambahan.  Enak nih kalau kompak begini.

Neuschwanstein Castle adalah istana yang dibangun pada tahun 1869 oleh Raja Ludwig II yang suka ketenangan dan suka menyendiri sehingga membangun istana di Schwangau, lokasi yang jauh dari kota besar. Walaupun ada designer dan arsitek tapi istana ini sebetulnya dibangun berdasar kreasi Raja Ludwig II dan atas uang, kekayaan, pendapatan pribadinya, bukan pakai uang negara.  Karena membutuhkan dana yg besar, raja sampai hutang dalam jumlah yg besar.  Walaupun istana ini belum selesai total, tapi dia sudah tinggal di istana ini.  Akhirnya Raja Ludwid II dipaksa turun tahta tgl 9 Juni 1886 dan diusir dan Istana Neuschwanstein yg dia bangun sendiri dan pindah ke Istana Berg.  Tgl 13 Juni 1886 Raja Ludwig II dan dokter pribadinya ditemukan meninggal di Danau Starnberg di dekat Istana Berg, tempat kediamannya yg terakhir.  Tragis banget kan ceritanya ....

Pembanguan dilanjutkan setelah kematiannya tapi tidak bisa semegah rancangan asli dari Raja Ludwig II dan dibuka untuk umum / turis.

Nah .... saking bagusnya istana impian Raja Ludwig II ini, Neuschwanstein Castle ini jadi model Kastil Disneyland di seluruh dunia ....  Coba yg pernah foto di Disneyland / Disney World atau punya merchandise Disney dicheck dan dicocokkan dengan foto di atas ini ... ha ha ha ...

Itu sekilas sejarah ... nah apa saja yg bisa dilihat dan dilakukan di sini ?

Dari tempat parkir, kita naik bus wara-wiri menuju ke kastil.  Kita ke jembatan supaya bisa motret kastil di the best spot.  Terus kita jalan kaki menuju kastilnya.  Kita tidak masuk sampai ke dalam bangunan, hanya di halaman saja untuk foto-foto atau duduk-duduk.










Kalau tidak mau jalan kaki atau naik bus wara-wiri (bayar tiket sekali jalan atau pergi pulang), kita bisa naik kereta kuda (bayar).  Karena kelamaan menunggu bis wara-wiri padahal kita sudah beli tiket pulang, jadinya kita jalan kaki lewat jalan setapak.  Saya malah senang bisa jalan diantara pohon-pohon, apalagi mataharinya sudah rendah jadi bagus kalau buat foto lowlight.  Tapi karena saya bawa mama, jadi harus nuntunin dan tidak bisa foto-foto banyak.



Habis jalan jadi lapar dan haus, saatnya membuka bekal roti pretzel yg tadi dibeli.  Para peserta menyerbu toko-toko souvenir ... tipikal turis Indonesia, paling demen masuk ke toko souvenir ha ha ha ...

Kita dikasih waktu untuk makan malam di restaurant2 di area sini.  Makanannya bisa steak, pasta, makanan lokal yaitu sosis, soup, roti dan salad.  Banyak restaurant yg sudah di-reserve sehingga agak susah kita cari makan di sini. 

Saya dan beberapa peserta tour makan steak di salah satu restaurant.  Steak and beer paling klop !




Setelah makan malam kita ke hotel MyPark Hotel Kempten.  Hotelnya rada kuno dan biasa aja. Selain group kita, banyak group turis China Mainland.  Kita sampai tidak kebagian sarapan karena habis ludes.  Emang dahsyatttt .... Kita hanya sarapan roti keras dan telur rebus.

to be continued

next posting : Cesky Krumlov

more photos : East Europe Album

rgds,
Lucy

Thursday, April 30, 2020

East Europe Trip : Along the way to Neuschwanstein Castle

Munchen to Schwangau
September 30, 2019


Sepanjang jalan menuju Neuschwanstein Castle di Schwangau pemandangannya menyegarkan mata.  Hijaunya hijau ... rapih, bersih, rumputnya rata seperti karpet yg disisir.  Perkebunannya juga teratur.  Kalau ada sapi yg merumput kayaknya tenang aja nih sapi .... Rumahnya juga menarik untuk difoto, seperti mainan dan lukisan jadinya ...

Semua foto-foto di bawah ini diambil dari dalam bis.  Karena jalan mulus tanpa jerawat, makanya hasilnya lumayan, hanya ada efek gerak krn bisnya jalan kan ... dan ada pantulan kaca bis juga.  Tapi overall masih bisa dinikmati lah pokoknya ...

Saat peserta lain pada tidur, saya motret, kadang ketiduran juga, bangun lagi, motret lagi ...














Bagaimana ?  Mata sudah segar kan setelah melihat yang hijau-hijau begini ...

to be continued

rgds,
Lucy

East Europe Trip : Munchen - Marienplatz

Marienplatz, Munchen
30 September 2019


Marienplatz adalah alun-alun di pusat kota Munich / Munchen.  Ini adalah kawasan kota tua, karena sudah ada sejak tahun 1158.  Marienplatz artinya "Our Lady's Square".  Gedung Balai Kota ada di sini. Karena kota tua, arsitektur bangunan di sini juga serba "old" dengan gaya Gothic.

Apa aja yg bisa dilihat disini ?
Gedung Balai Kota, baik yg lama maupun yg baru.
Air Mancur dan Monumen di tengah lapangan.
Stasiun Sentral yg ada jam-nya.
Toko-toko souvenir, toko fashion, restaurant, cafe, supermarket dll
Pokoknya banyak yg bisa dilihat di sini dan ramai pastinya.

Apa yg bisa dilakukan di sini ?
Foto-foto pastinya ....
Keliling-keliling aja di sekitar alun-alun, belanja-belanja, makan siang, duduk-duduk di cafe sambil minum kopi atau nge-bir, atau makan es krim, bengong ngeliatin orang segala macam bentuk, ras, suku bangsa, bahasa pada seliweran mondar-mandir, yg tinggi yg pendek, yg cakep yg ganteng yg biasa aja, yg tua yg muda, yg serius yg happy easy-going, komplit semua ada di sini









Nah kalo saya di sini ngapain ?
Mula-mula exicited dong, foto-foto dulu, mumpung tour leader dan peserta tour lain masih ada dan bisa diminta tolong fotoin saya.  Setelah foto-foto dan dibriefing jam dan tempat kumpul, kita bebas keliling-keliling.

Makan siang tujuan utama karena kita sampai di sana pas jam makan siang.  Restoran semua penuh, kalo ngantri buang waktu kan, krn waktu kita terbatas dan banyak yg mau dilihat.  Jadi kita ke Mc Donalds beli paket burger, ketemu sama anggota tour yg lain.  Selesai makan siang baru kita jalan-jalan, beli buah di supermarket, beli roti di Rischart, lalu makan es krim di cafe Rischart sambil ngeliatin orang yg lalu lalang.  Oya di sini tidak ada lalat, yg banyak lebah.  Lagi enak-enak makan es krim eh ... lebah nemplok di piring.  Habis itu duduk-duduk di dekat air mancur, ngobrol sama turis lokal sampai dipanggil untuk ngumpul kembali ke bus.





Bis kita parkirnya agak jauh dari lokasi, jadi harus jalan kaki ke Marienplatz.  Ini foto-foto sepanjang jalan dari dan ke Marienplatz.














Yang suka bangunan2 kuno dan arsitekturnya pasti suka deh ke sini.
Yang suka shopping juga suka ke sini krn banyak toko-toko merk terkenal / branded.
Yang suka makan juga enggak kecewa ke sini, banyak resto dan cafe.  Harus minum bir kalo ke sini.
Paulaner misalnya ...

Dari sini kita menuju ke Kastil Neuschwanstein.

Next posting : Neuschwanstein Castle

More photos : East Europe Album

rgds,
Lucy