Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Thursday, December 08, 2011

Food : Jumbo Seafood Riverside

Jumbo Seafood (Riverside)
30, Merchant Road, #01-01/02
Riverside Point, Singapore




Jumbo Seafood (Riverside) terletak di kawasan Clarke Quay.  Di sepanjang sungai ada berderet-deret restaurant dan cafe, tempat yg asik untuk hang-out.  Suasananya benar-benar enak dan santai.  Mau pilih makan in door atau out door, tergantung cuaca dan mood hati.  Saran saya mending yg outdoor, seriously, rasanya beda.


Kalau mau dinner di sini, waktunya jangan terlalu mepet, tapi datang lebih awal, soalnya susah cari tempat duduk, ngantri.  Lagipula, orang makan di sini bukan sekedar untuk makan lalu pulang, tapi untuk menikmati makanan dan bersantai, ngobrol-ngobrol, jadi bisa lama tuh.  Kalau kita nungguin mereka kelar makan, bisa geregetan.  Karena ini tempat hang-out, khususnya saat week-end (Jumat malam sudah terhitung week-end loh ya ...), makin malam, makin ramai.


Mengapa makan di Jumbo Seafood?  Karena lagi kepengen makan kepiting.  Begitu duduk kita langsung dikasih apron bergambar Kepiting Jumbo.  Apron ini nantinya berguna sebagai alas di lantai saat saya motret, soalnya saya tidak bawa tripod (tripod itu berat, bok!).  Oya, saya makan bertiga dengan mama saya dan adik saya.  Inilah menu yg kita pesan.  Agak kebanyakan sih menurut saya he he he ... soalnya kita makan sampai kekenyangan.

Chilli Crab (SGD 48.40 ++)

Crab / Kepitingnya gede dan benar-benar enak dan fresh.  Dagingnya banyak, bumbunya enak, pokoke dangerously delicious.  Kuahnya itu boleh dihirup dan digadoin. Kalau makan kepiting kayak gini, jangan sekali-kali makan bergaya lady-like, udah ... hajar bleh, makan pakai tangan, dikorek, digigit, dikunyah, baru nikmat.  Tang buat jepit dan menghancurkan cangkang disediakan seorang satu kok.  Oya, makannya bukan pakai nasi, tapi pakai mantau goreng alias Deep Fried Mini Bun.
 
Deep Fried Mini Bun (SGD 1.50++), garing krenyes-krenyes ... digadoin begini aja udah enak.
 
Selain itu kita pesan Prawn Salted Egg (SGD 20.00++)
Udangnya segar garing renyah dan gede-gede, dibalut kuning telur asin ... wah ... kalau makan begini jangan menghitung cholesterol deh ... pasti dangerous he he he ...  Yg juga unik adalah wadah tempat menaruh udang goreng ini, bukan mangkok tapi dari tepung berserabut dan berwarna-warni, keren !


Kita juga pesan Homemade Beancurd (SGD 14.00++).  Ini adalah tahu yg lembut ditumis dengan jamur hioko, jamur enoki, dan brokoli.  Iya dong ... harus makan sayuran juga supaya sehat.  Nah .. sampai sini kita sebetulnya sudah kekenyangan.




Eh .... masih ditambah lagi dengan Seafood Fried Rice (SGD 12.00++).
Memang dasar perut nasi, kudu harus makan nasi.  Bukan saya yg order ini lho ... Kalau saya sih, terus terang udah kenyang puooolllll.  Anyway, nasi gorengnya memang enak.  Seandainya perut tidak kekenyangan pasti puas banget makan nasi goreng ini.




Kesimpulannya : Memang enak nih makan di sini ... Tapi sayang kita pesan kebanyakan untuk dimakan bertiga.  Menu seperti ini idealnya dimakan berempat.  Soal harga, memang lumayan, tapi untuk makanan seperti ini di tempat seperti ini, memang berasa mahal kalau di-kurs ke Rupiah.  Sekali-sekali boleh dong ... :)

Recommended!

rgds,
Lucy

Wednesday, December 07, 2011

Film : Korean Drama - The Princess' Man


  • Title: 공주의 남자 / Gongjooeui Namja
  • Genre: Period, romance
  • Episodes: 24
  • Broadcast network: KBS2
  • Broadcast period: 2011-Jul-20 to 2011-Oct-06
Cast :

Synopsis :
A tragic love story between Se Ryung, the daughter of Prince Soo Yang, and Kim Seung Yoo, the son of Kim Jong Seo. Seung Yoo is a handsome and wise man who carries a noble quality. Princess Se
Ryung, a daughter of King Sejo, aka prince Sooyang, is a cheerful, lively lady with a strong curiosity and bold personality. They fall in love instantly but later they find out that their parents are sworn enemies. It's a Chosun dynasty version of “Romeo and Juliet”.

source :
Drama Wiki The Princess' Man
Hancinema The Princess' Man

Sinopsis versi Lucy :

Drama percintaan dengan latar sejarah zaman saat perebutan kekuasaan oleh Pangeran Soo Yang, belakangan ia dikenal sebagai Raja Se Jo.  Sebelum Pangeran Soo Yang menjadi Raja, ia menjodohkan putri pertamanya yg bernama Se Ryung dengan Kim Seung Yoo.  Kim Seung Yoo adalah putra Kim Jeong Soo salah seorang menteri yg bijaksana dan dipercaya oleh Raja yg saat itu memerintah. Sebagai sarjana yg pintar, Kim Seung Yoo mengajar di universitas kerajaan bagi anak-anak para bangsawan, termasuk mengajar Putri Kyung Hye, putri Raja yg sedang memerintah.
 
Se Ryung secara tidak sengaja mendengar bahwa dia dijodohkan dengan Seung Yoo. Karena ingin mengenal calon suaminya lebih dekat, Se Ryung menyamar menjadi Putri Kyung Hye supaya bisa diajar oleh Seung Yoo.  Seung Yoo yg belum mengetahui soal perjodohan ini mengira Se Ryung adalah Putri Kyung Hye.  Mereka jatuh cinta pada pandangan pertama.  Sayang kenyataan berkata lain, perjodohan mereka dibatalkan dan percintaan mereka pun jadi banyak hambatan karena Pangeran Soo Yang yg berambisi merebut tahta Raja belakangan menjadi musuh bebuyutan Menteri Kim Jeong Soo yg setia.


My comment :
Cerita : Jalan ceritanya dari awal sudah membuat kita tertarik.  Sejak episode 1 saya langsung suka.  Memang karena latar belakangnya sejarah kerajaan, jadi banyak intrik di istana dan perebutan kekuasaan.  Kalau kurang suka dan boring dg politik istana, boleh di FF he he he ... Tetapi secara drama dan romance, memang bagus dan menarik.  Tokoh Se Ryung benar-benar tipe wanita yg kuat, tegas, dan mandiri, bukan tipe yg menya-menye.  Sedangkan tokoh Seung Yoo adalah tipe pria yg pintar dan periang, tapi belakangan jadi keras dan ingin membalas dendam karena keadaan.  Kalau biasa nonton film silat mandarin, mungkin jadi kesal karena tokoh-tokohnya agak-agak kurang cerdas sehingga penonton jadi geregetan.  Tapi ini Korean Drama, yg penting bukan silatnya, tapi drama dan romantikanya.  Jadi enjoy aja ....


Pemain : Park Shi Hoo adalah alasan utama mengapa nonton drama ini.  Tapi setelah dilihat-lihat saya lebih suka dengan Moon Chae Won.  Pertama kali saya nonton Moo Chae Won adalah di Brilliant Legacy, lalu di It's OK Daddy's Girl.  Di drama Daddy ini saya jadi suka sama Moon Chae Won.  Bagus nih aktingnya, enggak lebay enggak nyebelin.  Chemistry dg Park Shi Ho juga bagus.  Klop.


OST : Di episode-episode awal, lagu Baek Ji Yong sering diputar sebagai theme song dan enak banget lagunya. Tapi di episode pertengahan sampai akhir, bukan lagu BJY yg jadi theme song, ada lagu lain lagi tapi enak juga.  Karena kisah cinta tragis, maka lagunya cenderung sedih dan irama slow.

Ending : happy but ... Seung Yoo masih kurang beruntung ... hiks hiks hiks ...

Rating : 8/10

Yg ngefans sama Park Shi Hoo wajib nonton.
Yg demen period drama / drama sejarah juga wajib nonton.

rgds,
Lucy

Tuesday, December 06, 2011

Film : K-Drama - 49 Days



  • Title: 49일 / 49 Il
  • Genre: Fantasy, romance
  • Episodes: 20
  • Broadcast network: SBS
  • Broadcast period: 2011-Mar-16 to 2011-May-19 
Cast :
  • Lee Yo Won as Song Yi Kyung
  • Nam Gyu Ri as Shin Ji Hyun
  • Jo Hyun Jae as Han Kang
  • Bae Soo Bin as Kang Min Ho
  • Jung Il Woo as Scheduler / Song Yi Soo
  • Seo Ji Hye as Shin In Jung 

Synopsis :
Shin Ji Hyun was enjoying absolute bliss as she was about to marry her fiancé, Kang Min Ho, but her perfect life is shattered when she gets into a car accident that leaves her in a coma. She is given a second chance at life by a reaper, but it comes with a condition: she has to find three people outside of her family who would cry genuine tears for her. In order to do this, she borrows the body of Yi Kyung, a part-time employee at a convenience store for 49 days.


Source :
Drama Wiki 49 Days
Hancinema 49 Days

My Comment :
Saya nonton serial ini beberapa bulan yg lalu, tapi terlewat untuk posting reviewnya.

Cerita : Ini cerita yg gak mungkin dan gak masuk akal, sangat fantasi.  Orang koma, kok ya bisa menyusup ke badan orang lain.  Ada scheduler yg super ganteng, super kocak, super cuex, tapi baik hati.  Penyusup dan scheduler bisa berkomunikasi via Handphone khusus.  Ada-ada aja nih film.  Tapi sebetulnya ide ceritanya cukup menyentuh.  Tentang persahabatan dan cinta sejati.  Orang bilang sahabat sejati itu sulit didapat.  Memang betul.  Ada orang yg mau berteman dengan kita selama menguntungkan dan di saat senang.  Nah, di saat susah, dimana mereka?  Kabur semua, atau malah ngomongin yg jelek-jelek ttg kita.  Itulah yg dialami Shin Ji Hyun.  Waktu sekolah dan kuliah dia banyak teman, tapi ternyata disuruh ngumpulin 3 tetes air mata yg tulus dari teman-temannya saja susah setengah mati ...  Malah ada yg PMP alias Pren Makan Pren.  Begitu pula mendapatkan cinta sejati, ternyata yg dikira cinta mati malah mengkhianati, yg acuh beibeh malah benar-benar cinta mentok.

Jalan ceritanya enak diikuti.  Ramuan drama, romance, komedinya pas banget.  Karena banyak adegan yg bikin terharu, boleh siapin tissue banyak-banyak.

Casting :
Nam Gyu Ri dan Jung Il Woo, Joo Hyun Jae dan Lee Yo Won, Bae Soo Bin dan Son Ji Hye -- ketiga pasangan ini chemistry-nya memang dapet.  Lihat foto2 di bawah ini.  Akting juga bagus, khususnya untuk Nam Gyu Ri dan Jung Il Woo, betul-betul OK.  Nah kalau Bae Soo Bin dan Son Ji Hye sukses bikin saya bete, pantes jadi tipe pengkhianat.  Sedangkan Joo Hyun Jae dan Le Yo Won kan sudah aktor dan aktris kawakan, tak usah ragu lagi deh.


OST : OK
Ending : hmmmmm .... Partially happy.  That's the way it supposed to be.
Rating : 8/10

Recommended untuk yg suka fantasi dan yg suka melodrama (siap-siap tissue 1 kotak)

rgds,
Lucy

Monday, December 05, 2011

Film : K-Drama - Scent Of A Woman



  • Title: 여인의 향기 / Yeoineui Hyanggi
  • Genre: Romance
  • Episodes: 16
  • Broadcast network: SBS
  • Broadcast period: 2011-Jul-23 to 2011-Sep-11 
Cast :
  • Kim Sun Ah as Lee Yeon Jae
  • Lee Dong Wook as Kang Ji Wook
  • Uhm Ki Joon as Chae Eun Suk
  • Seo Hyo Rim as Im Se Kyung 
Synopsis :
A woman, Lee Yeon Jae, is given the grim prognosis that she only has a short time left to live. She decides to quit her job at a travel agency and live her life to the fullest.


Sinopsis versi Lucy
Lee Yeon Jae seorang gadis berumur 34 tahun, bekerja di Line Travel, sebuah travel agency.  Walaupun dia mempunyai bakat dan kemampuan, tapi tidak dihargai oleh boss-nya, bahkan sering dilecehkan.  Sampai suatu hari dia didiagnosis menderita kanker kantung empedu dan divonis hanya bisa bertahan hidup selama 6 bulan.  Operasi tidak bisa menolong, satu-satunya pilihan adalah chemotherapy.  Ternyata dokter yg menangani pengobatannya adalah Chae Eun Suk, teman sekelas Lee Yeon Jae waktu SD.  Lee Yeon Jae merahasiakan kondisinya dari mamanya dan teman-temannya.  Dan bertekad menikmati sisa hidupnya yg singkat dengan melakukan hal-hal yg selama ini tidak pernah terwujud.  Salah satunya adalah berhenti kerja dan berlibur ke Okinawa Jepang.

Di Okinawa Jepang, Lee Yeon Jae bertemu dengan Kang Ji Wook, GM sekaligus anak pemilik Line Tour.  Lee Yeon Jae memiliki kesempatan untuk mendekati Kang Ji Wook dan merasakan bagaimana indahnya jatuh cinta.  Apakah Kang Ji Wook membalas cinta Lee Yeon Jae?  Bagaimana setelah Kang Ji Wook mengetahui bahwa sisa hidup Lee Yeon Jae hanya tinggal beberapa bulan?

source : Drama wiki Scent of a Woman
Hancinema Scent Of A Woman

My comment :
Cerita : Beneran bagus.  Jalan cerita menarik, komedinya lucu, romancenya asik. Enak diikuti, tidak berlebihan dan lancar sampai episode terakhir.  Harusnya ini cerita sedih dan bikin nangis bombay, tapi dikemas dalam versi yg tidak terlalu mengeksploitasi keadaan tidak beruntung Lee Yeon Jae sebagai pasien dengan penyakit yg mematikan.  Malah kesannya positif dan tegar karena bisa menerima kenyataan dan memaksimalkan waktu yg ada untuk menikmati hidup yg lebih bermakna.  Romancenya juga so sweet.  Tokoh Lee Yeon Jae memang kelihatannya seperti wanita biasa tapi ternyata luar biasa.  Begitu pula dengan tokoh Kang Ji Wook yg super baik banget, sampai saya pikir, tidak ada cowo sebaik Kang Ji Wook di dunia ini he he he ... lebay.com


Casting : Kim Sun Ah dan Lee Dong Wook sangat bagus membawakan perannya.  Tidak ada pemeran lain yg lebih cocok membawakan tokoh Lee Yeon Jae dan Kang Ji Wook selain mereka berdua.  Tapi ... menurut saya, Kim Sun Ah kurang cantik untuk disandingkan dengan Lee Dong Wook, he he he ... soalnya saya penggemar artis cantik.  Menurut orang-orang, chemistry-nya cocok, tp menurut saya, kurang ah ... Kim Sun Ah lebih cocok dengan Cha Seung Won di City Hall, karena sama-sama dodol he he he ...


OST : wah .... enak-enak nih.  Ada lagu You Are So Beautiful yg dibawakan oleh Junsu (ex DBSK, sekarang JYJ).  Junsu juga jadi bintang tamu yg muncul di salah satu episode sebagai dirinya sendiri karena Lee Yeon Jae ngefans berat. Ada lagunya MBLAQ yg juga tak kalah enak, judulnya Rottyful Sky.  Selain itu Kim Sun Ah duet dgn Lee Dong Wook. TOP banget.


Ending : happy.  Every minute is precious.

Rating : 9/10

Highly recommended!

rgds,
Lucy

Tuesday, November 29, 2011

Food : Old Town White Coffee Singapore

Far East Plaza, 14 Scotts Road, #01-07, Singapore 228213

Sore hari setelah shopping, agak lapar sedikit, tapi belum mau makan malam yg berat.  Enaknya ngeteh-ngeteh dan ngopi-ngopi nih ...  Mampir di Old Town White Coffee aja.  


Old Town White Coffee memang terkenal dengan kopinya.  Tapi kalau kita bukan penikmat kopi, kita bisa pesan teh tarik.  Makanan yg paling cocok untuk teh tarik adalalh kaya toast dan peanut butter toast.  Tinggal duduk santai dan ngobrol-ngobrol deh ....






Kalau dipikir-pikir di Singapore ini banyak bener kedai kopi yg mengusung menu andalan teh tarik dan kaya toast ya ....  Tapi saya suka kok, bisa tiap hari saya makan kaya toast dan minum teh tarik, semuanya serba manis ... gawat .... bisa gendut nih.


rgds,
Lucy

Monday, November 28, 2011

Food : Breakfast at Toast Box

Toast Box
Scape, 2 Orchard Link, Level 2, Singapore

Kalau mau breakfast yg ringan, tidak mahal, tapi enak, boleh ke Toast Box.
Masih satu group dengan Breadtalk.  Jadi roti-rotinya adalah roti Breadtalk yg tebal-tebal itu.

Hari Minggu pagi, saya jalan santai dari York Hotel ke arah Hotel Mandarin di Orchard, lalu lewat jalan kecil yg memintas ke Scape.  Nah di Scape ada Toast Box.  Pagi itu sudah ada beberapa orang yg sedang sarapan.  Kedai kopi tiam ini bisa dibilang kecil, kira-kira muat 20 orang saja.  Dekornya seperti di rumah sendiri dengan sofa, kursi-kursi dan meja kayu.  Mayoritas warna dekorasi adalah kuning dan putih, jadi kesannya terang.  Pernak-pernik unik jadul.  Saat itu bagian depannya sedang direnovasi, sebagian ditutup terpal belang-belang biru putih, tapi kedai tetap buka.




Jual apa saja sih Toast Box ini?  Ada kue-kue, bolu yg sudah dipotong-potong, aneka roti bakar, mie siam, laksa, mie kuah, nasi lemak, teh, kopi, teh tarik, dll.  Ada paket sarapan yg terdiri dari toast, 2 buah telur, dan teh / kopi.  


Saya pesan paket sarapan kaya toast, 2 buah telur setengah matang, dan teh tarik.  Rasanya boleh juga.  Cukup mengenyangkan untuk ukuran pertut cewe.  Kalau untuk cowo, kayaknya belum kenyang deh ... 


Adik saya pesan nasi lemak.  Katanya saban ke sini, selalu pesan nasi lemak.  Porsinya seperti Nasi Kucing Angkringan di Jawa, alias kecil mungil.  Nasinya hanya secumit, pakai ikan dan ikan teri, ada sambal dan kacang tanah goreng.  Porsi basa-basi. 


Mama saya pesan Mie Rebus dengan kuah coklat kental.  Nah ... yg ini baru menggugah selera.  Porsinya lumayan mengenyangkan, harum -- apalagi setelah dikucuri perasan jeruk limau, rasa kuahnya sedap, pakai telur sebutir.  Ini baru sarapan namanya ... he he he ...

Karena jam segitu toko-toko masih belum buka, jadi saya terus nongkrong di Toast Box sambil ngobrol ngalor ngidul.  Melihat orang pada bolak-balik pesan toast, jadi tergoda memesan toast lagi nih ... Kali ini saya pesan Ota Toast.  Apa sih itu?  Roti dikasih olesan abon ikan dengan cabai dan daun bawang setelah itu dipanggang.  Nah ... rasanya seperti sambal lingkung asin pedas manis gurih.  Enak juga nih Ota Toast.

Kesimpulannya ... kalau mau sarapan, atau ngopi-ngopi, ngeteh-ngeteh, yg ringan tapi lumayan, boleh nongkrong di Toast Box.  Banyak kok kedainya, hampir di tiap mal besar yg ada Breadtalk, ada Toast Box di dekatnya.  Harga makanannya?  Enggak mahal kok, standard aja dan reasonable.


rgds,
Lucy

Sunday, November 27, 2011

Food : Pastamania

PastaMania - Far East Plaza
14 Scotts Road, Kiosk 14A
Far East Plaza Singapore 228213


Pulang dari Jurong Bird Park rasanya capek dan lapar berat.  Pernah baca satu artikel hasil riset, katanya pria yg sedang stress dan lelah, sukanya makan pasta.  Kayaknya bukan hanya pria deh, wanita juga suka makan pasta atau noodle jika sedang lelah dan kelaparan he he he ...

Hotel tempat kita menginap, York Hotel, letaknya di sebelah Far East Plaza, jadi kita ke Pastamania.  Waktu kita tiba, sudah lewat jam makan siang, tapi masih tetap ramai lho ... Di sudut sana ada sekelompok remaja putri yg lagi hang-out, ngerumpi ha ha hi hi.  Banyak juga yg sudah dewasa.  Mayoritas bule-bule nih yg makan di sini.  Cuma saya dan mama saya saja yg Asia saat itu.

Begitu masuk resto, langsung pesan di meja kasir.  Pilih menu, lalu pilih jenis pastanya e.g. spaghetti, fetuccini, angel hair, pene, dll, lalu pilih minuman, setelah itu bayar.  Kemudian kita menuju meja yg kita suka, dan duduk manis hingga pesanan tiba.

Pesanan saya :

BASIL CHICKEN AGLIO
Minced chicken, basil, chilli & garlic tossed in olive oil

Kata orang kalau mau tahu enak enggaknya pasta, harus coba Aglio Olio dulu.  Kalau enak, berarti besar kemungkinan yg lainnya juga enak he he he ...

Nah Basil Chicken Aglio ini dari penampilan menarik, harum, rasanya enak dan tak bikin eneg.   Saya pilih pasta Angel Hair. Tingkat kematangan pastanya pas, rasa bumbu dan daging cincang juga pas.  OK nih pasta.  Dalam sekejap, sepiring pasta ini pindah lokasi ke perut saya.


Pesanan mama saya  :

MARINARA
Prawns, squid & clams in tomato herb sauce

Mama saya pilih pasta jenis Penne.  Saya "nyontek" sedikit dari piring mama saya.  Pennenya juga pas, tidak kelembekan.  Udang besar-besar, cumi kenyal empuk dan tidak sulit dikunyah, kerangnya segar.  Saus tomat dan bumbu-bumbunya segar, potongan-potongan tomat masih bisa dikunyah.  Walaupun seafood tapi tidak amis.  Jadi ... yg ini juga OK.


Nah sekarang Minuman yg suegerrrrr ...

Mama saya pesan  Passion Tea Quencher, minuman segar berwarna merah muda yg terbuat dari sari passion fruit alias markisa dan lemon.  Rasanya asam manis.

Pesanan saya adalah Calamansi Cooler, minuman segar berwarna kuning muda yg adalah sari lemon dan kiamboy.  Nah kebayang dong bagaimana rasanya ... asem manis segerrrrr ....



Kesimpulannya ..... Pastamania memang OK.

rgds,
Lucy

Thursday, November 24, 2011

Wednesday, November 23, 2011

Jurong Bird Park - Owls In The World Of Darkness

Jurong Bird Park, Singapore
October 8, 2011
Owls In The World Of Darkness

Solitary and nocturnal birds

Snow Owl


Burung Hantu jenis ini dipakai untuk simbol pendidikan, maksudnya supaya murid-murid sekolah pada rajin belajar hingga larut malam ... bukan main games dan nonton film :)


Merengut aja nih ... burhan ...



rgds,
Lucy

Tuesday, November 22, 2011

Jurong Bird Park - Penguins

Jurong Bird Park, Singapore
October 8, 2011
Penguins

Most of birds can fly.  Penguins can't -- they walk and swim. However, they are classified as birds.

Penguins are cute aquatic, flightless birds living almost exclusively in the southern hemisphere, especially in Antarctica. Highly adapted for life in the water, penguins have countershaded dark and white plumage, and their wings have become flippers. Most penguins feed on krill, fish, squid, and other forms of sealife caught while swimming underwater. They spend about half of their lives on land and half in the oceans.

Swimming Penguin

Magellanic Penguins


King Penguins




Walking Penguin -- walk like a man


rgds,
Lucy

Monday, November 21, 2011

Jurong Bird Park - Mandarin Duck

Jurong Bird Park, Singapore
October 8, 2011
Mandarin Duck

In the world of animal, the male is always good looking while the female is unfortunately ugly.  See the pictures of  Mandarin Duck below.





rgds,
Lucy

Sunday, November 20, 2011

Jurong Bird Park - Pelican

Jurong Bird Park, Singapore
October 8, 2011
Pelicans

Pelicans are large water birds with large pouched bills.
They swim well with their short, strong legs and their feet with all four toes webbed.







rgds,
Lucy

Saturday, November 19, 2011

Jurong Bird Park - Pinky Flamingos

Jurong Bird Park, Singapore
8 Oct 2011

Pinky Flamingos

Flamingos are large pink and red wading birds, related to and similar to the heron, a stork, and spoonbill but with a longer neck, its feet are webbed, and a unique down bent bill.







rgds,
Lucy