Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label Sumatera Barat. Show all posts
Showing posts with label Sumatera Barat. Show all posts

Saturday, August 18, 2012

Minangkabau Journey : Puncak Lawang

Puncak Lawang
15 Juli 2012



Hampir saja kita batal ke Puncak Lawang pagi ini.  Apa sebab?  Begini ceritanya.

Acara Pacu Jawi kemarin sore berakhir sekitar jam 4 sore.  Kita langsung menuju ke Bukittinggi dan check in di Hotel Grand Rocky Bukit Tinggi.  Hotel ini baru direnovasi, cukup bersih, and yg tak terlupakan adalah motif karpetnya yg meriah dan beda lantai, beda motif ... he he he ...

Sepanjang sore itu cuaca mendung dan hujan sehingga acara memotret Jam Gadang saat sunset dibatalkan.  Lagi pula di sekitar Jam Gadang sedang ada event seperti bazaar sehingga banyak tenda-tenda yg kurang OK untuk dipotret.  Jam 7 malam kita makan di RM Simpang Raya.  Selama makan malam ini kita membicarakan mengenai trip-trip Kemilau Indonesia yg akan datang.  Juga mengenai agenda acara buat besok.  Menurut EO, jika hujan semalaman, maka kemungkinan besar Puncak Lawang akan berkabut sehingga tidak memungkinkan foto sunrise.  Plan B adalah ke Ngarai Sianok.  Kita diminta memilih mau tetap Plan A yaitu sunrise di Puncak Lawang atau Plan B.  Kita ke kamar EO untuk lihat foto-foto Puncak Lawang dan Ngarai Sianok baru kemudian memutuskan.  Setelah melihat foto-foto, kita memutuskan tetap sesuai jadwal, yaitu Plan A -- ke Puncak Lawang.  Kalaupun hujan, mendung, matahari tak muncul, kita tetap masih bisa memotret kabut dan pohon-pohon.

Pagi ini kita bangun sebelum subuh, sebab jam 5 tepat kita berangkat ke Puncak Lawang.  Sudah disiapkan sarapan pagi di kotak, yaitu Nasi Goreng.  Kalau sudah sarapan kan enak tuh, perutnya padat dan tidak masuk angin.  Tapi saya dan Liendha tetap pasang koyo di pusar supaya tidak eneg dan tidak masuk angin.  Hari masih gelap waktu bus meninggalkan hotel, tapi berangsur-angsur makin terang dan mendekati lokasi Puncak Lawang ternyata cerah dan kemungkinan besar matahari bersinar dan bisa dapat foto bagus .... wah .... senangnya ....

Berikut ini foto-foto di Puncak Lawang, Kelok 44.

Begitu menaiki tangga dan memasuki lokasi, kita langsung disuguhi pemandangan seperti ini.  Benar-benar menyegarkan mata.



Spot-spot fotonya memang tidak banyak, misalnya lautan awan, Danau Maninjau, perkampungan hijau yg ada mesjidnya, dan pohon-pohon.  Selebihnya bisa foto-foto narsis he he he ...




Setelah beberapa waktu memotret, mulai berkabut tapi hari cerah.  Foto-foto jadi dramatis.






Ini foto-foto narsis ... been here, done that ...

Photo Credit : Liendha


Photo Credit : Dodi Sandradi

Photo Credit : Dodi Sandradi

Photo Credit : Liendha Andajani

Tadinya kita mau ke desa Lawang untuk foto human interest tapi batal karena keenakan foto landscape di sini.  Kita juga tidak jadi ke Pasar Atas Bukit Tinggi karena mengejar waktu check out dan perjalanan kembali ke Padang.

Next : Lunch dan Makan Duren

rgds,
Lucy

Monday, August 13, 2012

Minangkabau Journey : Hiburan Rakyat

Pacu Jawi, Nagari Sungai Tarab, Tanah Datar
14 Juli 2012

Selain Pacu Jawi, masih ada kegiatan lain di Nagari / Desa Sungai Tarab, yaitu hiburan rakyat.  Mainan anak-anak, pasar kaki lima yg menjual berbagai barang dan makanan.  Berikut ini foto-foto suasana dan keramaian hiburan rakyat.

Melintasi sawah, menuju pusat keramaian

Main Musik & Lagu Tradisional ...




Mainan Anak-Anak
Bianglala dari kayu, komidi putar, diiringi dengan lagu-lagu anak-anak ... seperti di taman ria, tapi versi sederhana.

Naik Bianglala (Flyers dari kayu)

Jajan ... nikmat banget ...

Makanan dan Jajanan

Bakso bakar / panggang plus bumbu BBQ

Bakso Goreng Tepung

Kacang Kulit, rasanya manis ...

Minum Kopi Daun
Tua muda minum Kopi Daun yg katanya rasanya seperti teh ...
Aneh tapi nyata, kopi dengan rasa teh ...
Ini teh kopi ...





Kids ...






Next : Puncak Lawang

rgds,
Lucy

Sunday, July 29, 2012

Travel : Minangkabau Journey - Sunrise di Jembatan

Sunrise di Jembatan Siti Nurbaya, Padang
14 July 2012

Kita kumpul di Lobby pagi-pagi sekali saat masih gelap karena mau foto matahari terbit di sebuah jembatan di atas sungai.  Dari hotel hanya sekitar 5 menit.  Saat kita tiba di sana lampu-lampu perahu dan rumah-rumah penduduk di tepi sungai berkelap-kelip.  Agak dingin nih, gawatnya saya tidak bawa jaket ... hadeuhhhh.






Jembatan itu agak kotor, banyak sampah-sampah berserakan, mungkin tadi malam banyak yg kongkow-kongkow di sini.  Itu sebabnya saat kita menancapkan tripod, ada tukang sapu yg bertugas bersih-bersih pagi ini.  Walaupun masih gelap tapi suasana di jembatan ini tidak sepi, sebab banyak orang berolahraga, jalan pagi, jogging, melintasi jembatan ini. Sekitar jam 6 pagi mulai deh tercium bau masakan dan terdengar lagu dangdut he he he ...  Saya jadi lapar nih ... perut ikut dangdutan.

Mulai terang nih ... Liendha ikut motret pakai Galaxy Tab.


Jembatan Siti Nurbaya with Filter Effect supaya lebih dramatis dan ada kesan kuno :)

Dari atas jembatan, kita bisa memotret pemandangan dari sisi sana maupun sisi sini, tinggal menyebrang jalan saja.  Tapi karena foto landscape cirinya mengejar sinar matahari, maka jelas posisi yg menghadap matahari yg lebih disukai dan di situ tripod dipasang.



Sudah foto-foto landscape sekarang foto narsis ... tanda bahwa kita pernah ke sini. Oya, kita 5L lho ... Lany, Lisa, Lulu, Liendha, and Lucy.  Bisa gitu sihhhh ...


 Liendha in red -- bando, t-shirt, sendal jepit matching euy!


Lucy, Lany, Lisa, Liendha 

Lulu, Lany, Lisa, Liendha

Setelah itu kita kembali ke hotel untuk sarapan dan mandi bagi yg belum mandi tadi subuh.  Berkemas-kemas koper dan check out.  Tujuan kita selanjutnya adalah beli oleh-oleh di toko Sherly.  Bisa beli macam-macam keripik dan sebagian besar dibumbu cabai alias balado, misalnya keripik singkong balado, keripik singkok balado durian (unik nih ... langsung dicoba), keripik kentang, keripik talas, keripik ikan goreng tepung, rendang paru, dan lain-lain.  Banyak macamnya deh, dan rata-rata pada mborong.  Dikemas dalam kardus yg bisa dijinjing sehingga bisa masuk bagasi pesawat.  Kalau tidak mau repot nenteng-nenteng bisa dikirim via ekspedisi yg 1 hari sampai. Ongkosnya tidak mahal.  Saking serunya belanja, saya lupa foto-foto. :(

Perjalanan dilanjutkan ke Tanah Datar untuk memotret Pacu Jawi.  Ditempuh dalam waktu 2.5 jam dan mampir di salah satu RM Padang untuk beli nasi kotak.

Next : Pacu Jawi

rgds,
Lucy