Welcome to v1olet Blog


All photos, unless I mention and credit the source, are my personal photo stocks. If you like my photos and would like to use them, please ask by writing your comment.

Showing posts with label Cincau Hijau. Show all posts
Showing posts with label Cincau Hijau. Show all posts

Sunday, April 17, 2011

Flora : Cincau Hijau



Di hari yg panas terik, enaknya minum yg adem-adem tapi tidak bikin sakit leher dan batuk.  Minum apa hayoooo ?  Es Cincau Hijau.  Sehat dan segar, apalagi kalau bikin sendiri.  Daunnya dipetik dari halaman sendiri, sirupnya bikin sendiri dari gula dan pandan, es batunya bikin sendiri juga ... kata orang bisa buang panas dalam.

Karena saya suka makan cincau hijau maka kita menanam pohon cincau hijau di halaman.  Tidak tanggung-tanggung, sampai 4 species pohon cincau.  Menurut wikipedia, Cincau Hijau termasuk dalam species Cylea Barbata Myers. Inilah keempat jenis pohon cincau yg kita tanam :

Cincau Hijau Jumbo dari Lianna



Saya tidak tahu nama latinnya.  Karena bibit cincau ini saya dapat dari teman saya yg namanya Lianna, kita sebut saja Cincau dari Lianna.  Daun cincau ini besar, tebal, kekar, dan warnanya hijau gelap. Pertumbuhannya pesat, sebentar saja sudah merambat kemana-mana.  Karena besar, 20 lembar daun cincau ini bisa untuk 1 liter air.  Cara memeras seperti memeras baju dan cepat berlendir juga berbusa.  Makanya cincau dari jenis ini teksturnya agak kasar dan berlubang-lubang karena banyak busa.  Juga beraroma daun sekali, agak sedikit langu.

Cincau Hijau Licin dari Emil



Tanaman cincau ini saya dapat dari teman saya Emilia.  Waktu dikasih, hanya sebesar tauge, ditanam di gelas bekas Aqua.  Ditanam oleh pembantu saya di pot dan diberi jalaran bambu, dan sama sekali tidak kelihatan ciri-ciri pohon cincau.  Kalau hanya sebesar tauge dan daunnya selembar kecil, kapan kita makan cincaunya ya???  He he he ...  Setelah beberapa bulan, ternyata tumbuh juga. Bentuk daunya seperti hati. Nah, cincau dari jenis ini, hasilnya halus dan kenyal seperti jelly.  Juga tidak berbau langu.

Teman mama saya punya tetangga yg menanam daun cincau jenis ini yg sudah rimbun daunnya, merambat kemana-mana. 60 lembar daun menghasilkan 600 ml cincau hijau.  Cincau hijau dipotong-potong dan diberi air gula pandan, plus susu segar non fat. Hmmmm enakkkk  ...

added on April 30, 2011


Cincau Hijau Berbulu dari Tante Sisca



Tanaman cincau ini didapat dari teman mama saya, namanya Tante Sisca.  Daun cincau ini warnanya hijau tua, bentuknya agak bundar, dan teksturnya berbulu, ditanam di pot yg diberi jalaran bambu. Pertumbuhannya tidak pesat, agak lama seperti cincau hijau yg dari Emil.  Tapi, kualitas cincau yg ini paling top, begitu daunnya diperas, lendirnya banyak dan warnanya hijau cerah, lembut dan kenyal seperti jelly.

Cincau Hijau Berdaun Panjang


Tanaman cincau ini minta sama orang waktu melewati rumahnya.  Daunnya kecil tapi agak panjang, dan pertumbuhannya tergolong cepat.  Dalam waktu beberapa bulan, jalaran bambu sudah hampir penuh.  Makanya tadi pagi dipetik 20 lembar untuk dibuat cincau hijau.  Karena daunnya kecil, maka hasilnya tidak banyak.  Sewaktu diperas, agak lama baru lendirnya keluar dan airnya tidak cepat mengental.  Tetapi setelah dimasukkan ke dalam kulkas, ternyata wow .... perfect!  Cincaunya lembut, kenyal, halus tanpa celah, dan warnanya hijau segar .... enakkkkkk .....



Cincau hijau dipotong-potong, ditambahkan sirup gula pandan, tambah air dan es batu.  Boleh juga pakai sirup cocco pandan dan susu cair atau susu kental manis.  Mau ditambah tape singkong, kacang merah, nata de coco, kelapa muda, wah ... jadi es campur, lebih enak lagi tuh ...

Sehat Segar Bugar ....

rgds,
Lucy